Menteri ATR/BPN Bocorkan Target Operasi Mafia Tanah 2024
1 min read
JAKARTA, Mediasuarapublik – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membocorkan target operasi mafia tanah tahun 2024 yang hanya ditetapkan sebanyak 82 kasus.
“Kenapa sih targetnya cuma 82? Kenapa enggak 1.000 kasus? Nah, pengennya begitu. Tapi, ada keterbatasan sumber daya kita,” tegas AHY saat media gathering di Jakarta dikutip, Minggu (09/6/2024).
Keterbatasan sumber daya yang dimaksud adalah manusia maupun anggaran dari Kementerian ATR/BPN.
Hal ini pula yang telah dilaporkan AHY kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani maupun Komisi II DPR RI sebagai mitra kerja Kementerian ATR/BPN.
Untuk itu, putra pertama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pun berharap agar Kementerian ATR/BPN memiliki anggaran yang cukup.
“Kita tahu prioritas negara banyak, Pemerintah juga punya target-target yang lain. Tetapi, mudah-mudahan karena dengan menangani secara serius, bayangkan 19 kasus saja, bisa menyelamatkan Rp 893,14 miliar, bagaimana kalau 50 kasus, bagaimana kalau 100 kasus, bagaimana kalau 1.000 kasus dari pengungkapan kejahatan-kejahatan pertanahan,” tambahnya lagi.
Dari penetapan 82 kasus pertanahan, AHY membeberkan terdapat target Rp 1,7 triliun potensi kerugian negara.
Selama dirinya menjabat sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, AHY pun telah menangani 19 kasus pertanahan dengan total kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebanyak Rp 893,14 miliar. [AH/Red]
