Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Santap Nasi Goreng di Acara Yasinan, Warga Tulungagung Diduga Alami Keracunan

Santap Nasi Goreng di Acara Yasinan, Warga Tulungagung Diduga Alami Keracunan

2 min read

TULUNGANGUNG, Mediasuarapublik – Puluhan warga Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan di acara yasinan yang di adakan di Mushollah Cakruk desa setempat.

Menurut informasi yang didapat, para korban saat ini sudah menjalani perawatan di klinik dan Puskesmas terdekat. Mereka mengalami gejala keracunan seperti mual dan diare, setelah mengonsumsi nasi goreng. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Kepala Puskesma Tiudan, Mukhlis Tri Nugroho saat dikonfirmasi mengatakan, acara rutinan itu dilaksanakan pada Kamis (22/09/2022) malam.

“Acara itu diikuti sekitar 80 jemaah perempuan. Setelah acara, mereka mendapatkan bingkisan makanan berupa nasi goreng, dan jajanan opak matahari dan gambir,” jelasnya, Sabtu (24/9/22).

“Acaranya berlangsung di sebuah mushola, secara rutin mereka menggelar yasinan di tempat tersebut,” sambungnya.

Setelah acara tersebut, lanjut Mukhlis, petugas mendapat laporan adanya gejala keracunan yang dialami warga. Korban pertama mengeluhkan mual dan muntah 4 jam setelah memakan nasi goreng ini.

“Setelah itu korban terus bertambah. Petugas kesehatan lalu melakukan pemeriksaan dan pendataan. Hasilnya dari jumlah peserta yasinan, terdapat 64 orang yang memakan hidangan nasi goreng ini,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut sebanyak 53 di antaranya menunjukkan gejala keracunan dan 11 lainnya dalam kondisi sehat.

“Ada 6 yang dirawat dan kondisinya berangsur membaik,” tuturnya.

Sementara itu pada sesi yang berbeda, Kapolsek Gondang AKP Randhy Irawan menjelaskan, jika pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi terkait kasus ini.

“Selain itu, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa nasi goreng dan jajanan. Nantinya makanan ini akan dikirim ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut,” jelasnya.

“Selanjutnya kasus ini yang menangani Satreskrim Polres Tulungagung,” pungkasnya. [Ay/Yar]