Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » 8 Pemuda Diamankan Lantaran Meresahkan

8 Pemuda Diamankan Lantaran Meresahkan

2 min read

SIDOARJO, Mediasuarapublik – Sebanyak 8 pemuda anggota gangster diamankan Polresta Sidoarjo dalam kegiatan patroli di wilayah Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi pada, Sabtu, 6 Juli 2024, dini hari. Mereka diamankan lantaran meresahkan masyarakat sebab membawa senjata tajam dan ditengarai akan melakukan tawuran.

“Saat berpatroli tim Raimas Sat Samapta Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan sejumlah pemuda dari kelompok yang meresahkan warga. Antara lain lokasinya di Klurak, Lingkar Timur dan Desa Kedungkendo, Candi akhir pekan kemarin,” ujar Kasat Samapta Polresta Sidoarjo Kompol Warih Hutomo, Selasa pagi (9/7/2024).

Ia melanjutkan dari mereka yang diamankan polisi, dilakukan pemeriksaan dan pengungkapan kasus bersama Satreskrim Polresta Sidoarjo. Hasilnya ada beberapa pemuda diamankan beserta sejumlah barang bukti senjata tajam berupa, celurit panjang, samurai, busur panah dan golok.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Agus Sobarnapraja menyampaikan, dari kelompok pemuda yang diringkus anggota Raimas Sat Samapta Polresta Sidoarjo ada 8 yang diamankan, sedangkan 4 di antaranya adalah anak berkonflik dengan hukum.

“Mereka kami amankan karena aktifitasnya saat waktu dini hari yang meresahkan masyarakat atau mengganggu kondusifitas kamtibmas, dengan kepemilikan atau menguasai senjata tajam dengan motif akan melakukan tawuran. Bermula dari saling ejek antar kelompok pemuda di media sosial atau saat dijalanan yang ada juga akibat pengaruh minuman keras dan sebagainya,” terang Kompol Agus.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka yang diamankan atas barang bukti kepemilikan atau menguasai senjata tajam dikenakan ancaman hukuman 10 tahun penjara sesuai Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951.

“Polisi Sidoarjo mengimbau kepada orang tua untuk melakukan pengawasan betul terhadap anaknya bila berada di luar rumah saat waktu dini hari. Serta warga juga pro aktif melakukan pengawasan terhadap lingkungannya, antisipasi terjadinya tawuran maupun tindak kriminalitas di wilayahnya,” pungkasnya. [SKR/Red]