19 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Lepas Ekspor Produk Aluminium, Mendag Zulkifli Hasan: Dorong Ekspor Melalui Perjanjian Dagang

Lepas Ekspor Produk Aluminium, Mendag Zulkifli Hasan: Dorong Ekspor Melalui Perjanjian Dagang

2 min read

JAKARTA, Mediasuarapublik – Menteri  Perdagangan  Zulkifli  Hasan mengajak  pelaku  usaha  untuk memanfaatkan  perjanjian-perjanjian  dagang  Indonesia  dengan  negara-negara  mitra. Kementerian Perdagangan pun berkomitmen untuk terus membuka pasar baru bagi produk-produk Indonesia.

Hal tersebutdisampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam pelepasan ekspor produk aluminium produksi PT  Maspion  Group  sebanyak  22  kontainer  senilai  USD  1,2  juta  ke  enam  negara.  Pelepasan  ekspor dilakukan di Surabaya, Jawa Timur, hari ini, Kamis (29/9).

“Pemerintah,  khususnya  Kementerian  Perdagangan,  mencoba  membuka  pasar  baru  sebagai  negara tujuan ekspor produk-produk Indonesia. Kami sudah buatkan jalan tolnya agar mudah mengekspor ke negara-negara mitra dagang Indonesia. Upaya ini yang kami lakukan untuk membantu pelaku usaha agar dapat menyerbu pasar dunia,” kata Mendag.

Pelepasan ekspor aluminium di PT Maspion Group kali ini bertepatan dengan tercapainya ekspor ke-100.000 kontainer berbagai produkMaspion ke pasar global. Kontainer nomor 1 yang dilepashari ini menggenapkan ekspor Maspion menjadi 100.000 kontainer.

Artinya, hingga kontainer nomor 22 hari ini  Maspion sudah  melepas  100.021kontainer  ke  pasar  global. Mendag  mengapresiasi  Maspion sebagai salah satu pelaku usaha yang tidak hanya mengisi pasar lokal, tetapi juga berorientasi ekspor.

“Kami mengapresiasi Maspion sebagai industri padat karya yang tidak hanya memproduksi untuk pemenuhan pasar lokal,  tetapi juga berorientasi  ekspor. Capaian kinerja  perdagangan  nasional tidak terlepas  dari  peran  pelaku  usaha  Indonesia  yang  terus mengekspor  ke  negara  mitra  dagang. Oleh karena   itu,pemerintah   harus   mendukung   usaha   yang   strategis   seperti   ini   melalui   peraturan-peraturan yangdapat mendorong kinerja ekspor,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Mendagkali  inimelepas  produk aluminium berupa  aluminium  ekstrusi, tangga aluminium,dan foil aluminium.

Negara tujuan ekspornya adalah Amerika Serikat, Australia, Inggris, Selandia Baru, Belgia, dan  Vietnam.  Pelepasan  ekspor produk aluminiumini,  menurut  Mendag, menunjukkan  kemajuan Indonesia dalam industri aluminium.

Terlebih lagi, mulai banyak permintaan aluminiumekstrusiyang bisa  dimanfaatkan  sebagai  material  bangunan,  tangga aluminium,  komponen printer,  hingga framepanel surya.Pada  2021, Indonesia  berada  di  urutan  ke-24  sebagai  negara  eksportir aluminiumekstrusi  dengan pangsa pasarsebesar  1,02  persen. 

Pada  2021,  nilai  ekspor aluminiumekstrusi  Indonesia  tercatat sebesar  USD  212,77  juta atau  tumbuh  cukupsignifikan  sebesar  39,91persendibandingkan  nilai ekspor pada tahun 2020 yang mencapai nilai USD 152,08 juta.Sementara  itu, pada periode  Januari–Juli 2022,  ekspor  produk aluminiumekstrusi  Indonesia  tumbuh signifikan sebesar 26,97 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.Beberapa   negara   tujuan   ekspor aluminium   ekstruksiIndonesia   juga   mengalami   pertumbuhan signifikan.

Pada  periode  Januari–Juli  2022, lima  negara  dengan  kenaikan  signifikandibandingkan periode  yang  sama  di  tahun  sebelumnyayakni  Jerman  yang  naik 4.343,00persen,  Italia  (1.407,50persen),  Spanyol  (236,26  persen),  Inggris  (171,28  persen),  dan  Australia  (81,53  persen).

“Hal  ini menunjukkan kinerja ekspor aluminiumekstrusi Indonesia ke  dunia terus meningkat secara nilai dan mampu memanfaatkan peluang pasar dunia,” kata Mendag. [Red/Hms]