Atlet Kurash Lamongan Raih Perunggu di Kusea SEA Asia Tenggara, Ketua Kurash Lamongan: Kebanggaan untuk Daerah
2 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Prestasi membanggakan kembali diraih atlet kurash asal Lamongan. Hari Dwi Putra Prasetya sukses mempersembahkan medali perunggu pada ajang Kusea SEA Asia Tenggara 2025 yang digelar di Pantai Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada 28 Agustus hingga 1 September 2025.

Ketua Kurash Kabupaten Lamongan, Dr. Budi Himawan, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil ini bukan hanya pencapaian individu, melainkan juga kebanggaan bagi masyarakat Lamongan.
“Medali perunggu ini membuktikan bahwa atlet Lamongan mampu bersaing di tingkat internasional. Hari membawa nama Lamongan dan Indonesia, dan itu sebuah kebanggaan besar bagi kita semua,” ujar Dr. Budi Himawan, Minggu (31/8/2025).
Dr. Budi Himawan menjelaskan bahwa persiapan Hari menuju ajang bergengsi itu dilakukan dengan serius. Sejak tahap seleksi daerah hingga nasional, Hari menunjukkan konsistensi serta mental juang yang kuat.
“Latihan rutin, disiplin, serta dukungan dari keluarga dan pelatih menjadi faktor penting keberhasilannya. Hari Dwi Putra Prasetya juga punya semangat pantang menyerah, meski harus menghadapi lawan berat dari negara lain,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dr. Budi Himawan berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet kurash muda Lamongan. Ia menegaskan bahwa medali perunggu hanyalah awal dari langkah menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Kami targetkan ke depan bisa meraih emas. Untuk atlet muda lainnya, jadikan ini inspirasi bahwa kerja keras pasti membuahkan hasil. Lamongan punya potensi besar melahirkan juara-juara internasional,” tegasnya.
Sementara itu, manajer tim, Sigit Setiawan menambahkan bahwa pencapaian Hari Dwi Putra Prasetya adalah hasil kerja kolektif antara atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung. Ia menilai mental bertanding Hari Dwi Putra Prasetya yang tetap tenang di bawah tekanan menjadi kunci keberhasilan.
“Hari Dwi Putra Prasetya tampil penuh semangat. Walaupun menghadapi lawan yang secara pengalaman lebih matang, ia mampu memberikan perlawanan terbaik. Perunggu ini sudah sangat membanggakan, namun kami yakin dengan pengalaman ini Hari Dwi Putra Prasetya akan lebih siap untuk meraih emas di kesempatan berikutnya,” jelas Sigit.
Sedangkan Firman, pelatih tim Kurash Lamongan, menilai keberhasilan Hari Dwi Putra Prasetya tidak lepas dari disiplin dan keseriusannya saat menjalani program latihan. Ia mengaku bangga karena anak didiknya mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan di arena internasional.
“Hari Dwi Putra Prasetya adalah salah satu atlet yang sangat disiplin. Dia selalu serius dalam latihan, mau mendengar arahan, dan tidak cepat menyerah. Hasil perunggu ini adalah buah dari kerja kerasnya. Kami para pelatih tentu merasa bangga sekaligus termotivasi untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi lainnya dari Lamongan,” ungkap Firman.
Tak lupa, Firman juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Lamongan atas doa dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, kurash sebagai cabang olahraga yang relatif baru di Indonesia perlu terus mendapatkan perhatian agar bisa berkembang lebih luas.
“Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak. Semoga prestasi ini membuat Kurash semakin dikenal dan diminati generasi muda,” pungkasnya.
Dengan torehan ini, Hari Dwi Putra Prasetya menambah daftar panjang atlet Lamongan yang mampu mengharumkan nama daerah sekaligus Indonesia di kancah internasional. [Yah/P.Shal]
