26 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Mahfud MD Jelaskan Warisan Pemikiran dari Kyai Hasyim Asy’ari

Mahfud MD Jelaskan Warisan Pemikiran dari Kyai Hasyim Asy’ari

2 min read

JOMBANG, Mediasuarapublik – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berikan ulasan warisan pemikiran pendiri Pondok Pesantren Tebuireng, Kyai Hasyim Asy’ari khususnya terkait Resolusi Jihad dalam Perspektif Pertahanan dan Keamanan.

“Kalau dikatakan roh utama perjuangan Kyai Hasyim Asy’ari itu adalah membangun dan menjaga NKRI, maka tugas kita sekarang adalah terus berjihad menjaga NKRI dari ancaman perpecahan,” jelasnya, saat menjadi narasumber dalam Muktamar Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Ahad (22/1/2023).

Mahfud mengatakan, jihad sering diartikan secara sempit, yakni berperang melawan musuh. Artinya, perang secara fisik.

“Sebenarnya jihad itu banyak aspek, kalau Nabi menyebut jihad terbesar itu adalah melawan kita sendiri, melawan hawa nafsu,” papar Mahfud saat memberi pengantar tentang makna jihad.

Mahfud melanjutkan, sebenarnya setiap perbuatan untuk berbuat kebaikan bagi sesama manusia dan alam semesta adalah jihad. “Membangun kemakmuran masyarakat juga jihad, berperang melawan musuh yang akan menghancurkan negara kita atau bangsa kita juga jihad,” tambahnya menjelaskan.

Lebih jauh Mahfud menjelaskan, Kyai Hasyim Asy’ari melakukan semua, baik jihad dalam arti sempit, yaitu berperang melawan musuh. Kyai Hasyim, menurutnya, memimpin apa yang dulu disebut resolusi jihad, melawan orang kafir yang memerangi kemerdekaan Indonesia yang berarti jihad fisik.

“Kyai Hasyim Asy’ari mengkontruksikan semua di dalam pemikiran dan tindakannya yang kemudian kita di dalam konstitusi mengelompokkannya dalam langkah-langkah pertahanan dan keamanan,” jelas Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Bagi Mahfud, Kyai Hasyim Asy’ari adalah tokoh besar yang ikut berjuang mendirikan nilai-nilai dasar dan konstruksi Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mempertahankannya secara fisik. Mulai dari ide, kemudian mengisinya dan mempertahankannya secara fisik.

“Resolusi jihad dalam perspektif pertahanan dan keamanan adalah menjaga NKRI, karena itu yang diwariskan oleh Kyai Hasyim Asy’ari dalam konteks hidup bernegara, menjaga NKRI itu artinya harus kita lakukan dengan berbagai kekuatan melalui apek pertahanan dan keamanan,” jelas dia.

“Pertahanan itu artinya menjaga agar negara tetap utuh, ideologi maupun teritorinya. Sedangkan keamanan itu menjamin ketertiban dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya. [FM]