Bunda Indah: Amanah Jabatan Menuntut Kemauan untuk Terus Belajar
3 min read
LUMAJANG, Mediasuarapublik – Perjalanan seseorang dalam menjalankan tugas pemerintahan tidak selalu berlangsung sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun pengalaman yang dimiliki. Terkadang, sebuah penugasan justru membawa aparatur untuk memahami bidang baru yang sebelumnya belum begitu dikenal.
Hal tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang dibagikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan pengarahan dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Rabu (16/9/2026).
Bunda Indah, sapaan Indah Amperawati, mengisahkan bahwa dirinya memiliki latar belakang pendidikan pertanian. Namun, dalam perjalanan kariernya di pemerintahan, ia pernah memperoleh tugas yang berkaitan dengan bidang keuangan.
Kondisi tersebut tidak membuatnya memilih untuk menghindari tanggung jawab. Sebaliknya, ia berupaya memahami bidang yang dipercayakan kepadanya dengan mempelajari berbagai hal yang sebelumnya belum dikuasai.
Menurut Bunda Indah, pengalaman itu menunjukkan bahwa penempatan aparatur dalam sebuah jabatan tidak selalu dapat disesuaikan sepenuhnya dengan disiplin ilmu yang pernah ditempuh. Kebutuhan organisasi serta ketersediaan sumber daya manusia menjadi bagian dari pertimbangan dalam penugasan.
Karena itu, ketika seseorang memperoleh amanah di bidang yang berbeda, hal tersebut seharusnya diikuti dengan kemauan untuk beradaptasi.
Mengenali tugas pokok dan fungsi, mempelajari aspek teknis, memahami regulasi, hingga membangun komunikasi dengan pihak yang lebih berpengalaman merupakan bagian dari proses yang perlu dilakukan.
Bunda Indah mencontohkan pengalaman pribadinya ketika harus memahami teknis pekerjaan di bidang keuangan meski dirinya merupakan lulusan pertanian.
Pengalaman tersebut justru menjadi pembelajaran bahwa keterbatasan pengetahuan pada awal penugasan bukan alasan untuk berhenti belajar. Menurutnya, kemampuan dapat berkembang ketika seseorang memiliki kemauan untuk memahami tanggung jawab yang diberikan.
“Tidak ada jabatan yang berat atau ringan, semuanya sama. Jabatan itu akan menjadi berat kalau kita tidak memahami tugas pokok dan fungsi bagaimana kita menduduki jabatan itu,” ujar Bunda Indah.
Pesan tersebut terutama ditujukan kepada para pejabat yang baru menerima tugas maupun berpindah posisi. Pergantian jabatan tentu dapat membawa tantangan baru karena setiap bidang memiliki karakter pekerjaan, aturan, serta persoalan yang berbeda.
Dalam kondisi seperti itu, kemampuan beradaptasi menjadi hal penting. Aparatur tidak hanya dituntut mengikuti perubahan kebijakan, tetapi juga harus bersedia memperluas wawasan dan mempelajari bidang yang menjadi tanggung jawabnya.
Bunda Indah menilai, pemahaman terhadap tugas akan membantu seseorang menjalankan jabatan dengan lebih baik. Sebaliknya, ketika tugas dan fungsi tidak dipahami secara memadai, tanggung jawab yang sebenarnya dapat dijalankan justru berpotensi terasa lebih berat.
Proses belajar juga tidak berhenti ketika seseorang telah memahami pekerjaannya. Perubahan regulasi, kebijakan, serta kebutuhan pelayanan masyarakat membuat aparatur perlu terus memperbarui pengetahuan.
Bagi Bunda Indah, pengalaman menjalankan tugas di luar latar belakang pendidikan bukan sekadar persoalan penempatan jabatan. Di dalamnya terdapat proses untuk membuktikan bagaimana seseorang mampu merespons kepercayaan yang telah diberikan.
Sebuah amanah, menurut pesan yang disampaikannya, tidak selalu hadir dalam bentuk pekerjaan yang sudah familiar. Ada kalanya tanggung jawab baru justru menjadi kesempatan bagi seseorang untuk memperluas kemampuan.
Dalam pemerintahan, kemauan untuk belajar juga berkaitan dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Aparatur yang memahami bidang tugasnya diharapkan mampu menjalankan pelayanan sesuai ketentuan meskipun terjadi perubahan maupun dinamika dalam organisasi.
Pada akhirnya, kemampuan seseorang dalam menjalankan jabatan tidak hanya ditentukan oleh latar belakang pendidikan atau pengalaman sebelumnya. Kesediaan untuk belajar, beradaptasi, memahami tanggung jawab, dan bekerja secara sungguh-sungguh menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah.
Pesan itulah yang disampaikan Bunda Indah kepada para pejabat yang baru dilantik. Ketika mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas baru, perbedaan bidang bukan semestinya menjadi penghalang. Justru dari tugas yang belum familiar, seseorang memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan tanggung jawabnya melalui hasil kerja. [Red]
