Korwil Babat Juara Turnamen Pelajar Lamongan
3 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Persaingan Turnamen Pelajar Lamongan tingkat SD/MI musim 2026 berakhir dengan keberhasilan Tim Korwil Babat meraih gelar juara. Kepastian itu diperoleh setelah Babat menundukkan Korwil Mantup dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Surajaya, Kamis (30/04/2026).
Kejuaraan yang digelar PSSI Lamongan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Lamongan tersebut berlangsung meriah dan diikuti puluhan tim dari berbagai kecamatan.
Dalam pertandingan final, Korwil Babat tampil lebih dominan sejak awal laga. Dua gol kemenangan dicetak oleh Aditya yang tampil impresif sepanjang pertandingan. Penampilan gemilangnya membuat ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pada partai final.
Sementara itu, perebutan posisi ketiga dimenangkan Tim KKG Sekaran usai mengalahkan MI Murni Lamongan dengan skor tipis 1-0.
Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengapresiasi jalannya turnamen yang dinilai berjalan aman dan lancar. Ia menyebut kompetisi tahun ini diikuti sebanyak 32 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lamongan.
“Peserta kejuaraan ini sebanyak 32 tim, berasal dari semua kecamatan. Alhamdulillah pelaksanaan berjalan aman dan lancar, ini mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” ujar Yunan.
Menurutnya, para peserta yang mayoritas masih berusia 10 hingga 12 tahun telah menunjukkan potensi besar dalam dunia sepak bola.
“Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan pembinaan berkelanjutan serta pengalaman bertanding melalui turnamen seperti ini,” kata Yunan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, juga berharap kompetisi sepak bola usia dini seperti ini dapat terus rutin digelar untuk mendukung perkembangan olahraga di Lamongan.
“Kita berharap ke depan turnamen seperti ini bisa terus digelar. Selamat kepada para pemenang, dan bagi yang belum berhasil, tetap semangat berlatih,” tuturnya.
Keberhasilan Korwil Babat tidak lepas dari proses pembinaan yang dilakukan selama ini. Kepala Korwil Pendidikan Babat, Yatun, menyebut kekompakan dan semangat juang pemain menjadi faktor utama keberhasilan tim.
“Kunci utama keberhasilan tim kami adalah kekompakan, disiplin, kerja keras, dan semangat juang anak-anak selama proses latihan maupun pertandingan. Selain itu, komunikasi yang baik antara pelatih, pemain, dan official juga menjadi faktor penting hingga tim dapat tampil maksimal,” ungkap Yatun saat di konfirmasi melalui sambungan Whatsapp, Kamis (07/05/2026).
Ia menjelaskan, pembinaan dilakukan secara bertahap mulai dari latihan teknik dasar, pemahaman taktik, peningkatan fisik, hingga pembentukan mental bertanding.
“Pembinaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Kami berusaha memberikan latihan teknik dasar, pemahaman taktik, fisik, serta membangun mental bertanding anak-anak. Selain itu, kami juga terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sekolah maupun pembina olahraga di wilayah Babat untuk memantau potensi pemain pelajar,” jelasnya.
Yatun juga mengakui tantangan terbesar selama turnamen adalah menjaga konsistensi permainan dan mental para pemain ketika menghadapi lawan-lawan kuat.
“Tantangan terbesar tentu menjaga konsistensi permainan dan mental pemain di setiap pertandingan, apalagi menghadapi lawan-lawan yang juga memiliki kualitas bagus. Cara mengatasinya adalah dengan terus memberikan motivasi, evaluasi setiap pertandingan, dan menanamkan rasa percaya diri kepada para pemain,” katanya.
Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Babat, Mohammad Hermawan, menilai keberhasilan tim juga dipengaruhi dukungan besar dari sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah.
“Dukungan dari sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan tim. Orang tua selalu memberikan semangat dan dukungan kepada anak-anak, sekolah memberikan izin serta motivasi, dan pemerintah daerah maupun pihak terkait ikut mendukung kegiatan pembinaan olahraga pelajar sehingga anak-anak dapat berkembang dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap pembinaan pemain usia pelajar di Lamongan dapat terus berjalan secara berkesinambungan agar mampu melahirkan lebih banyak bibit atlet berbakat di masa mendatang.
“Ke depan kami berharap pembinaan pemain pelajar bisa terus berjalan lebih baik dan berkesinambungan. Kami ingin memberikan lebih banyak kesempatan bertanding, meningkatkan kualitas latihan, dan terus mencari serta mengembangkan bibit-bibit pemain berbakat agar mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. [P.Shal/E]
