Pemkab Simalungun Resmi Berangkatkan Jamaah Calon Haji Tahun 2026 ke Tanah Suci
2 min read
SIMALUNGUN, Mediasuarapublik – Pemerintah Kabupaten Simalungun secara resmi melepas keberangkatan 100 jamaah calon haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjidil Asy Syuhada Korem 022/PT, Rabu (6/5/2026).

Pelepasan jamaah dilakukan langsung oleh Anton Achmad Saragih didampingi unsur Forkopimda. Suasana haru menyelimuti acara saat lantunan talbiah dan kumandang azan mengiringi keberangkatan para tamu Allah tersebut.
Rombongan calon jamaah haji akan didampingi empat petugas penyelenggara, yakni Ketua Kloter Riswansyah Hasibuan, Pembimbing Ibadah Haji Sumarno, serta dua petugas kesehatan dr. Nila Khairani Saragih dan dr. Dewi Surya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, perwakilan Danrem 022/PT, Ketua TP PKK Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua MUI H. Ki Dardjat Purba, serta keluarga jamaah dan tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI, dilanjutkan pembacaan talbiah yang dipimpin Group Al Ihwan.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Simalungun, Ghozali Nasution, menjelaskan bahwa jamaah calon haji Simalungun terbagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter).
“Ketiga kloter sebelumnya sudah sampai di Makkah dengan selamat. Hari ini kita berangkatkan jamaah Kloter 14 sebanyak 90 orang yang merupakan kelompok terbanyak dari Simalungun dan akan bergabung dengan jamaah asal Tapanuli Tengah serta Kota Medan,” jelas Ghozali.
Ia juga mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur.
Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto berharap para petugas pendamping dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah selama berada di Tanah Suci.
“Kami berharap seluruh jamaah selalu dalam keadaan sehat dan dapat menjalankan ibadah dengan baik. Semoga ke depan kuota haji untuk Kabupaten Simalungun juga dapat terus bertambah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih turut membagikan pengalaman pribadinya saat menunaikan ibadah haji pada tahun 1981 dan 1994. Ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, tetapi bagaimana menjaga kemabruran sepulang dari haji.
“Yang paling berat itu saat pulang haji, apakah kita menjadi semakin baik atau sama saja karena banyak godaannya. Maka dari itu, niatkan dengan kuat. Insya Allah rombongan akan pulang pada tanggal 16 Juni menjadi haji mabrur, berangkat dan pulang dengan jumlah yang sama,” pesan Bupati.
Bupati juga mengimbau jamaah untuk menjaga kesabaran selama menjalankan ibadah serta meminta keluarga yang ditinggalkan tetap tenang dan mendoakan keselamatan para jamaah.
Berdasarkan data panitia, jamaah laki-laki tertua tercatat atas nama Rahman Redjo Setiko berusia 80 tahun, sementara jamaah termuda adalah Derian Reditya Nugraha (23 tahun). Untuk jamaah perempuan, yang tertua adalah Kaminah Damanik (82 tahun) dan termuda Alma Dhea Arum Sari (25 tahun).
Sebagai simbol dukungan dan doa restu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan rompi Kementerian Haji kepada Bupati Simalungun serta penyerahan pataka Habonaron Do Bona kepada ketua rombongan jamaah calon haji. [Hasudungan Purba/P.Shal]
