Polsek Dolok Batu Nanggar Bersama Forkopimcam dan Warga Gelar Aksi Tanam 100 Pohon di Serbelawan
2 min read
SIMALUNGUN, Mediasuarapublik – Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong penanaman pohon yang dilaksanakan di wilayah Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar Nomor 500.11.7.5./76/2026 tertanggal 23 April 2026 terkait pelaksanaan gotong royong. Penanaman pohon dilakukan di sepanjang Jalan Merdeka, Serbelawan, dimulai sekitar pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Dolok Batu Nanggar Aminah Siregar SE, MSi, Kapolres Simalungun yang diwakili Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring SH, MM, Kanit Binmas IPDA Jansen P. Napitupulu, perwakilan Danramil 05 Serbelawan, Sekcam Dolok Batu Nanggar, jajaran UPTD, Lurah Serbelawan, Bhabinkamtibmas, tokoh pemuda, kepala lingkungan, serta masyarakat setempat.
Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring SH, MM menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung penghijauan serta menjaga keseimbangan lingkungan. Ia menyoroti kondisi suhu udara yang belakangan cukup panas di wilayah Serbelawan, serta berkurangnya pepohonan di sepanjang jalan protokol.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mengurangi dampak pemanasan, sekaligus mencegah potensi banjir dan longsor. Dengan adanya pohon, diharapkan suhu udara dapat lebih terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar Aminah Siregar SE, MSi mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum penanaman dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan pembersihan lingkungan di sepanjang Jalan Merdeka guna menciptakan kawasan yang bersih dan sehat.
Sebanyak 100 batang pohon melinjo ditanam di area tersebut sebagai upaya mengatasi minimnya ruang hijau yang berdampak pada kualitas udara. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan longsor yang kerap terjadi saat musim hujan.
Usai kegiatan, seluruh peserta melaksanakan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan antarinstansi serta masyarakat. [Hasudungan Purba/P.Shal]
