16 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Kenapa Harga Beras Melambung Tinggi Saat Petani Panen Raya ?

Kenapa Harga Beras Melambung Tinggi Saat Petani Panen Raya ?

1 min read

JAKARTA, Mediasuarapublik – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mempertanyakan penyebab tingginya harga beras saat ini. Padahal, kata Jokowi, para petani baru saja melaksanakan panen raya yang seharusnya membuat stok beras melimpah.

“Logikanya panen raya suplainya banyak, mestinya harga turun. Nah, ini kok ndak? Ini yang baru kita cari. Ini yang senang petaninya, senang tetapi konsumennya pasti akan berteriak,” kata Jokowi.

Meski harga beras sedang tinggi, Jokowi menolak jika harus mengimpor beras. Menurut Jokowi, pihaknya bakal mencari cara lain agar ada keseimbangan harga di petani dan masyarakat.

“Kalau mau menurunkan harga beras sangat mudah sekali, impor sebanyak-banyaknya, menuju ke pasar pasti harga turun. Tapi yang kita lakukan sekarang menjaga keseimbangan. Tapi kalau dilihat memang suplainya kurang,” kata Jokowi.

Menjelang Ramadhan 2023, kenaikan harga terjadi pada komoditas beras kualitas sedang dan tinggi. Nanang, seorang pedagang beras di Pasar Cikarang mengatakan harga beras mayoritas naik Rp1.000 – 2.000 per kilogram.

“Beras kualitas sedang biasanya Rp 9 ribuan, naik jadi Rp 10 ribuan. Kalau beras yang paling bagus, biasanya Rp 11 ribu, sekarang jadi Rp 12 ribuan,” katanya.

Adapun harga beras saat ini berdasarkan data terakhir laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin, 13 Februari 2023, harga beras kualitas medium I mencapai Rp 13.100 per kilogram dan beras kualitas medium II sebesar Rp 12.950 per kilogram. Angka itu masih jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) beras medium, yakni Rp 9.450 per kilogram. [Red]