Pemkab Tuban Gelorakan Mars “War on Grugs”, BNNK Sasar 9 Sekolah
2 min read
TUBAN, Mediasuarapublik – Gelora Mars BNN ‘War on Drugs’ di sekolah-sekolah di Kabupaten Tuban telah menyasar 9 sekolah, terdiri dari 8 SMA sederajat dan 1 SMP sederajat atau sebanyak 11.574 pelajar.
Perwira yang juga menjabat Penyidik Seksi Intelejen Bidang Pemberantasan dan Intelejen BNNP Jatim itu menambahkan, BNN getol memberikan memberikan semangat kepada siswa untuk secara bersama-sama memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Tuban.
“Selama 2023 ini, BNNK Tuban telah melaksanakan program dari BNN Pusat tersebut dengan menggelorakan Mars BNN di sekolah dalam rangka menuju peringatan HUT ke-21 BNN RI 23 Maret mendatang,” ujar Plt. Kepala BNNK Tuban, AKBP Wahjudi Santoso saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (11/03).
“Kami terus gelorakan war on drugs terhadap para pelajar agar mereka mengerti dan paham bahaya narkoba,” lanjutnya
Ia menegaskan, komitmen untuk memberantas narkoba ini harus sinergi dengan semua stakeholder, karena dengan sinergisitas yang dilaksanakan itu akan lebih memudahkan dalam pencegahan peredaran gelap narkoba.
“Pencegahannya itu bermula dari tingkat keluarga, RT, RW, kelurahan atau desa, sekolah, serta masing-masing lingkungan diharapkan sadar akan bahaya narkotika. Ia ingin kalau bisa peredaran narkoba di Tuban harus zero narkoba,” harapnya.
Wahjudi menyatakan, saat ini tanpa disadari bahwa masyarakat telah dijajah, diawali dari anak-anak muda dengan cara memberikan narkotika kepada generasi muda. Padahal, merekalah generasi penerus di masa depan.
“SDM kita juga besar, banyak negara luar yang berminat. Mungkin mereka strateginya merusak generasi muda kita, saatnya peran mereka tidak ada, maka merekalah (negara lain) yang mengambil alih, itulah yang perlu diwaspadai,” ujarnya mewanti-wanti.
Untuk itu, ia tekankan betapa pentingnya sinergisitas bersama untuk mencapai kesuksesan, khususnya di Kabupaten Tuban.
Ia juga memastikan, selain 9 sekolah tersebut, ke depan juga akan terus digelorakan kegiatan serupa.
“Bukan hanya di sekolah, tapi juga di lingkungan stakeholder dan instansi lain,” tutupnya. [Nrtm/Hms]
