Lomba Bunda PAUD Simalungun 2026: Perkuat Fondasi Pertumbuhan Anak, Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun
SIMALUNGUN, Mediasuarapublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Bunda PAUD Kabupaten Simalungun menyelenggarakan Lomba Bunda PAUD Kecamatan dan Nagori/Kelurahan Tahun 2026, yang dirangkai dengan kegiatan sosialisasi program Wajib Belajar 13 Tahun: Satu Tahun Masuk PAUD. Kegiatan berlangsung di Auditorium T. Johan Garingging, Pamatang Raya, Senin (28/9/2026).
Acara dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua TP.PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih. Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat peran Bunda PAUD sebagai pendidik, motivator, serta jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya pendidikan anak usia dini.
Lomba Meliputi Empat Kategori
Ketua Panitia, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, melaporkan kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pendidikan anak usia dini serta mendorong pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.
Lomba diikuti oleh Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Simalungun, perwakilan Bunda PAUD Nagori/Kelurahan, Pokja PAUD Kecamatan, guru PAUD, serta undangan terkait, dengan empat kategori perlombaan:
1. Pembuatan video sosialisasi, Bunda PAUD Kecamatan
2. Pembuatan video sosialisasi, Bunda PAUD Nagori/Kelurahan
3. Penyampaian program kerja Pokja PAUD Kecamatan Tahun 2026–2027
4. Praktik pembelajaran PAUD menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE)
Dalam arahannya, Ny. Hj. Darmawati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menempati posisi sangat penting sebagai fondasi tumbuh kembang anak. “Pada masa inilah berbagai kemampuan dasar anak mulai dibentuk, kemampuan berpikir, berkomunikasi, bersosialisasi, hingga pembentukan karakter,” ujarnya.
Ny. Darmawati menjelaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun PAUD prasekolah bermaksud membangun pemahaman bersama: pendidikan anak tidak dimulai saat masuk Sekolah Dasar. Satu tahun PAUD prasekolah adalah langkah penting mempersiapkan anak memasuki pendidikan dasar dengan lebih matang.
Ny. Darmawati mengingatkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang mencari pemenang. Setiap karya harus menjadi media edukasi yang menjangkau masyarakat luas. “Melalui video yang kreatif, menarik, sederhana, dan mudah dipahami, kita sampaikan pesan positif kepada orang tua, keluarga, dan masyarakat luas,” katanya.
Ny. Darmawati mengajak seluruh Bunda PAUD membangun komitmen bersama: Tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan; Tidak ada anak yang kehilangan kesempatan pendidikan sejak usia dini; Tidak ada orang tua yang tidak mengetahui pentingnya PAUD bagi masa depan anak
“Investasi terbaik bagi masa depan Kabupaten Simalungun adalah investasi pada anak-anak kita,” tegasnya.
Menutup arahan, Ny. Darmawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Ia berharap lomba ini melahirkan gerakan nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.
“Semoga apa yang kita lakukan menjadi langkah nyata mewujudkan generasi Simalungun yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan. Mari bergerak bersama, mulai dari usia dini, demi masa depan anak-anak dan Kabupaten Simalungun,” pungkasnya.
(Hasudungan Purba)
