17 September 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Bus Gunung Harta Oleng dan Hantam Pohon di Plumpang Tuban, 13 Penumpang Selamat

Bus Gunung Harta Oleng dan Hantam Pohon di Plumpang Tuban, 13 Penumpang Selamat

2 min read

TUBAN, Mediasuarapublik – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Tuban-Widang, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Sebuah bus Gunung Harta mengalami kecelakaan setelah diduga kehilangan konsentrasi hingga kendaraan bergerak oleng dan menabrak pohon di sisi jalan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Bus dengan nomor polisi N-7793-UA itu diketahui membawa sejumlah penumpang beserta kru dalam perjalanan melintasi wilayah Kecamatan Plumpang.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Ipda Rizky Dwi Prasetyo menjelaskan, bus tersebut dikemudikan Ade Saputra (47), warga Dusun Seluman, Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Sebelum kecelakaan, bus melaju dari arah selatan menuju utara. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami masalah konsentrasi pengemudi sehingga bergerak ke sisi kiri badan jalan.

“Saat berjalan dari arah selatan ke utara, diduga kurang fokus konsentrasi arah depan sehingga mengalami gerak oleng ke kiri dan menabrak pohon yang berada di tepi jalan sebelah kiri,” ujar Ipda Rizky.

Benturan tersebut mengakibatkan bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah. Pohon yang dihantam bus juga tumbang hingga menutup sebagian badan jalan.

Meski kecelakaan mengakibatkan kerusakan kendaraan dan pohon tumbang, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebanyak 13 penumpang yang berada di dalam bus bersama dua kru, yakni Mohammad Ikhsan dan Deni Sulistiyo, dilaporkan selamat.

Pasca kejadian, kondisi pohon yang tumbang sempat mengganggu arus kendaraan di jalur Tuban-Widang. Kepolisian kemudian melakukan penanganan di lokasi untuk mencegah kemacetan semakin panjang sekaligus memastikan jalur kembali dapat dilalui dengan normal.

“Pohon yang ditabrak kemudian tumbang ke jalan dan sempat menyebabkan kemacetan. Sehingga, petugas kepolisian langsung melakukan penebangan pohon agar lalu lintas kembali normal,” terang Rizky.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kecelakaan dan kendaraan yang terlibat. Berdasarkan hasil penanganan awal, kecelakaan tersebut dikategorikan sebagai laka tunggal dengan jenis kejadian selip atau out of control.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi bus kurang berhati-hati serta tidak sepenuhnya berkonsentrasi terhadap kondisi arah depan saat kendaraan melaju.

“Untuk kerugian materiel diperkirakan sebesar Rp20 juta,” pungkas Ipda Rizky.

Tidak adanya korban jiwa dalam kecelakaan tersebut membuat penanganan petugas kemudian difokuskan pada pengamanan lokasi, evakuasi kendaraan, serta pembersihan pohon yang tumbang agar aktivitas lalu lintas di jalur Tuban-Widang dapat kembali berjalan normal. [Red]