Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Jasad di TPU Muslim Digali OTK, Kapolsek Gunung Malela Imbau Warga Tetap Tenang

Jasad di TPU Muslim Digali OTK, Kapolsek Gunung Malela Imbau Warga Tetap Tenang

2 min read

SIMALUNGUN, Mediasuarapublik – Warga Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, sempat digegerkan dengan penemuan tidak biasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Jalan Mawar, Huta II, Minggu pagi (3/5/2026). Sebuah makam diketahui telah digali oleh orang tak dikenal (OTK), dan jasad di dalamnya ditemukan telah dipindahkan.

Menanggapi kejadian tersebut, Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, bergerak cepat untuk mengamankan situasi dan memastikan kondisi tetap kondusif. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak panik.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 14.40 WIB, menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan humanis.

“Polres Simalungun melalui Polsek Gunung Malela hadir langsung di lapangan dan menangani situasi ini dengan cepat, tertib, dan penuh empati kepada keluarga serta masyarakat sekitar. Kami memastikan ketenangan warga tetap terjaga,” ujar AKP Verry Purba.

Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Pangulu Pamatang Simalungun sekitar pukul 10.15 WIB. Ia pun langsung turun ke lokasi bersama personel.

“Begitu menerima informasi dari Pangulu, saya langsung bergerak bersama anggota menuju TPU Muslim Jalan Mawar. Setibanya di lokasi, kami membenarkan adanya jasad yang sudah mulai membusuk tergeletak di luar makam, berjarak sekitar 15 meter dari posisi pemakaman semula,” ucap AKP Hengky B. Siahaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan warga, diketahui jasad tersebut merupakan almarhum Muhammad Yatim (84), warga Jalan Cempaka, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, yang sebelumnya telah dimakamkan pada 24 Maret 2026 di lokasi yang sama.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Bambang (57), penjaga makam TPU, saat melakukan pengecekan rutin pada pagi hari.

Kapolsek Gunung Malela pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Nagori Pamatang Simalungun dan sekitarnya untuk tidak perlu panik. Polsek Gunung Malela telah hadir di lokasi, situasi sudah terkendali, dan kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang telah menggali dan memindahkan jasad almarhum. Kepercayaan masyarakat kepada kami adalah prioritas utama,” ungkap AKP Hengky.

Setelah dilakukan koordinasi antara pihak kepolisian, keluarga almarhum, pemerintah nagori, dan tokoh masyarakat, keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan tidak melanjutkan ke proses hukum. Keluarga hanya meminta agar jasad dimakamkan kembali secara layak.

Permintaan tersebut langsung dipenuhi. Personel Polsek Gunung Malela bersama warga dan aparatur desa bergotong royong melakukan pemakaman kembali secara Islami dengan penuh khidmat.

Peristiwa ini menunjukkan kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai penenang masyarakat dalam situasi sensitif, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan empati. [Hasudungan Purba/P.Shal]