Bupati Simalungun Hadiri Pengukuhan PERPUKADESI, Dorong Pertukaran Gagasan untuk Tata Kelola Daerah
2 min read
SIMALUNGUN, Mediasuarapublik – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri kegiatan Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Pengurus Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (PERPUKADESI) periode 2026–2031 yang digelar di Ruang Auditorium Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sarasehan Nasional bertema “Penguatan Tata Kelola dan Kepemimpinan Daerah untuk Indonesia yang Berkelanjutan” yang menjadi wadah diskusi strategis bagi para pemangku kepentingan.
Acara diawali dengan penampilan seni budaya Tari Serimpi Sekar Manunggal, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan pengurus PERPUKADESI. Dalam kesempatan itu, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Bibit Waluyo resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang juga memberikan arahan kepada seluruh peserta, termasuk kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Mendagri menegaskan bahwa para purnabakti kepala daerah memiliki peran penting sebagai “memori institusional” bangsa serta sumber gagasan yang berharga dalam mendukung pembangunan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Simalungun menyampaikan bahwa forum PERPUKADESI merupakan ruang strategis untuk bertukar ide, pengalaman, dan praktik terbaik dalam mendorong inovasi kebijakan daerah.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan dan pengalaman. Pengalaman para tokoh purnabakti sangat relevan untuk membantu menyelesaikan berbagai tantangan di Kabupaten Simalungun, terutama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam kegiatan ini, Bupati didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Ueky Damanik serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Riando P. Purba.
Kehadiran keduanya juga berkaitan dengan peluncuran program pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang yang turut menjadi bagian dari agenda kegiatan. Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Simalungun.
Selain itu, program ini juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi nasional dalam mengatasi tantangan di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong pembangunan daerah yang adaptif dan berdaya saing. [Hasudungan Purba/P.Shal]
