Kepala Puskesmas Mojo Yakini Bidan Desa diwilayahnya aktif
4 min read
KEDIRI, Mediasuarapublik – Menindaklanjuti pemberitaan Surat Kabar Harian (SKH) Suara Publik pada, 02 November 2022 yang berjudul ‘Bidan Desa diduga selalu mangkir dalam kegiatan di Desa binaannya’, Timsus SKH mendatangi Puskesmas Mojo guna mendapatkan klarifikasi dengan Dinas Kesehatan di tingkat kecamatan, hal tersebut guna mendapat informasi yang lebih lengkap terkait dugaan adanya Bidan Desa yang mangkir dalam tugas didesa binaanya tersebut, sekaligus untuk meminta tanggapan dari pimpinan pada wilayah yang menaungi wilayah tugas dari Bidan Desa Kraton Kecamatan Mojo.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Rindang, selaku Kepala Puskesmas Mojo, yang menangkis semua isi berita yang dimuat oleh SKH Suara Publik. Berdasarkan dengan bukti dan jadwal kegiatan diwilayah tugas yang dinaungi Rindang, tidak membenarkan adanya dugaan tersebut.
“Setiap kegiatan yang berlangsung di Desa Kraton, Bidan Desa (Sukamti) selalu ada dan aktif, hal ini sesuai dengan daftar hadir disetiap kegiatan yang saya terima. Selain itu berdasarkan Surat Pertanggung jawaban (SPJ) setiap kegiatan juga dilaporkan ke saya.” Terangnya.
“Begitu mendengar berita tersebut mencuat saya sangat kaget sekali, sehingga kami juga harus tahu sumber informasi tersebut dari mana. Bu Sukamti adalah Bidan Desa diwilayah kerja yang saya naungi. Kinerja Bu Sukamti sangat baik dan saya tidak pernah mendengar adanya aduan terhadap professional kerjanya.” tambahnya.
Perlu diketahui bersama, dalam setiap kegiatan dilapangan Timsus SKH Suara Publik selaku kontrol sosial tidak akan membuat sebuah berita yang tidak mendasar dan sepihak. Semuanya telah melalui proses dalam melakukan investigasi dan pemuatan berita.
Dari hasil investigasi dilapangan Timsus pada selasa 01 November 2022, di Desa Kraton Kecamatan Mojo ada kegiatan Kampung Keluarga Berencana (KB) yang diadakan oleh Petugas lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Mojo. Dalam acara yang sedang berlangsung, Timsus menanyakan keberadaan Sukamti selaku Bidan Desa yang memang tidak terlihat di lokasi.
Mengacu adanya aduan masyarakat Desa Kraton beberapa waktu lalu, yang mengadu pada Timsus SKH Suara Publik bahwa Bidan Desa diduga sering tidak hadir dalam kegiatan diwilayah tugasnya. Kepala Puskesmas Mojo, Rindang kembali menjelaskan bahwa pada kegiatan yang berlangsung pada, 01 November 2022 tersebut ada dua sesi kegiatan, sedangkan untuk Bu Sukamti ikut dalam sesi pertama.
“Sesuai jadwal dan daftar hadir saya yakin Bu Sukamti dilokasi mas, cuma acaranya pada sesi pertama. Kami bisa menunjukkan foto kegiatan yang membuktikan Bidan Desa ada saat kegiatan pada sesi pertama, daftar hadirnya pun juga ada.” katanya.
Dari penjelasan yang disampaikan dan bukti yang ditunjukkan oleh Rindang memang menunjukkan pada kegiatan pada 1 November dihadiri oleh Sukamti. Akan tetapi dalam daftar hadir yang tertanda tangani oleh Sukamti tersebut adalah tanggal 19 September 2022 bukan daftar hadir kegiatan tanggal 01 Nopember 2022.
“Untuk hal tersebut saya kurang paham, akan tetapi daftar hadir tersebut saya dapat untuk laporan kegiatan pada tanggal 01 Nopember 2022. Untuk lebih jelas nanti bisa ditanyakan PLKB kecamatan Mojo yang mengadakan kegiataan saat itu.” Pungkasnya.
Disisi lain Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Mojo yang menemui Timsus SKH Suara Publik, Chorne, S.Km selaku Pembina Desa dari kecamatan Mojo, juga menangkis adanya pemberitaan tersebut. Chorne menerangkan pihaknya telah mengetahui adanya pemberitaan yang berkembang di Desa Kraton beberapa saat yang lalu. Kepada Timsus SKH Suara Publik, Chorne S.Km juga menunjukkan beberapa bukti agenda kegiatan yang dilakukannya bersama Bidan Sukamti di Desa Kraton.
Dalam sanggahannya Chorne juga menepis kebenaran berita tersebut “Sesuai data dan bukti berita tersebut tidak benar, karena tanggal 01 Nopember 2022 PLKB Kecamatan Mojo mengadakan kegiatan Kampung KB Bu Sukamti hadir, tetapi pada sesi pertama. Untuk sesi kedua memang tidak diundang karena sesi kedua untuk pembinaan dan pengarahan Kades desa.” Jelasnya.
Chorne Kembali menunjukkan bukti chat Whatappsnya dengan Mas Ardi dan Mbak Nila selaku bagian Informasi dan Teknologi (IT) Desa Kraton terkait kegiatan yang dilaksanakan tanggal tersebut. “Kalau tidak salah setelah sesi pertama selesai Bu Sukamti masih di Balai desa bersama mbak Nila, akan tetapi diluar tempat acara. Sehingga ditempat acara memang tidak ada.” Tandasnya kembali.
“Mengenai daftar hadir yang kemarin ditunjukkan Bu Rindang kemarin, memang Bu Sukamti meminta dari sini. Mengenai beda tanggal kegiatan dan daftar hadir, memang di birokrasi beberapa kegiatan tersebut SPJ nya dikerjakannya tidak langsung. Agenda Kampung KB di Kraton sesuai jadwalnya memang tanggal 19 September 2022, akan tetapi baru dilaksanakan tanggal 01 Nopember 2022.” Tutupnya
Sehingga dalam hal ini media Suara Publik bukan bekerja untuk mencari kesalahan pejabat publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menyudutkan salah satu pihak. Hal tersebut guna melakukan pengawasan antara masyarakat dan juga pemerintah terkait kinerja pejabat publik dalam melayani masyarakat dengan tertib dan kinerja yang profesional diharapkan pelayanan publik di wilayah hukum Pemerintah Kabupaten Kediri akan lebih baik, sehingga hak masyarakat dalam memperoleh pelayanan dan informasi bisa maksimal.
Selain itu media juga memiliki peran penting dalam memberi informasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat nantinya bukan hanya diam, tetapi masyarakat juga ikut melakukan pengawasan dan kontrol sosial sehingga masyarakat dapat menikmati program-program pemerintah, baik yang dilaksanakan oleh daerah maupun pusat. [Timsus]
