Inovasi Desa Gondanglor Perkuat Ketahanan Pangan Dari Tepung Mocaf
1 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Ketika isu ketahanan pangan atau produksi pangan alternatif menggema ditengah krisis global, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Lamongan berinovasi dengan mengolah produk tepung mocaf dari bahan dasar singkong.

Kepala Desa (Kades) Gondanglor, Hardyan Permana menuturkan kepada wartawan, jika inovasi tersebut awalnya merupakan upaya dari Pemerintah Desa (Pemdes) Gondang Lor dalam meredam gejolak kelangkaan pupuk yang menerpa para petani di wilayahnya.
“Jadi kita memberikan solusi untuk mereka agar menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak pupuk seperti sorgum dan singkong. Dari situ, kita mencarikan pasar untuk penjualan tanaman tersebut,” jelas Kades Hardyan, Selasa (08/11).

Lebih lanjut, Kades Gondang Lor yang akrap dengan panggilan Pramana mengungkapkan, jika saat ini masih ada kendala seperti, keterbatasan desanya untuk menarik pihak ketiga untuk mengembangkan usaha pembuatan tepung mocaf dari bahan dasar singkong.
“Alhamdulillah, upaya ini mulai berjalan, setiap hari UMKM ini membutuhkan satu ton bahan baku, sehingga petani kita bisa menjual ke UMKM setiap saat bahkan saat ini sudah berdampak para petani di luar Desa Gondanglor,” katanya.
“Ya jadi cerita sebenarnya seperti itu mas, adapun sampean bilang sampean upaya memperkuat ketahanan pangan. Anggap saja bonus buat saya,” ujar Pramana sambil bercanda.
Tidak hanya itu, Kepala Desa Muda Hardyan Permana juga berharap, agar usaha tersebut dapat cepat berkembang sehingga mempunyai manfaat untuk masyarakat secara luas.
Sementara itu Kamto, salah seorang petani Desa Gondang Lor, sangat berterimakasih dengan adanya UMKM tersebut. Sehingga singkong saat ini laku, antara Rp. 1.000 sampai Rp. 1.500 per Kilogramnya, tergantung kondisi barang. [FM/Yar]
