22 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Hibah Sebesar Rp 29,8 Miliar diserahkan Pemkot Untuk KPU Kota Kediri

Hibah Sebesar Rp 29,8 Miliar diserahkan Pemkot Untuk KPU Kota Kediri

2 min read

KEDIRI KOTA, Mediasuarapublik – Pemerintah Kota Kediri hibahkan dana sebesar Rp29,8 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, dana hibah tersebut untuk penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri tahun 2024 dan Pendanaan bersama pemilihan serentak tahun 2024 di Kota Kediri.

“Kami berikan hibah untuk Pilkada 2024. Yang kami hibahkan Rp29,8 miliar, hampir Rp30 miliar untuk KPU Kota Kediri. Ini karena biaya honor untuk adhoc juga lebih besar,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri.

Setelah penandatanganan naskah perjanjian hibah Daerah (NPHD) di Balai Kota Kediri tersebut  Wali Kota mengatakan, “hibah ini diberikan sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Kediri untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 sehingga bisa berjalan lancer”.

Dirinya berharap dalam pemilu nantinya bisa berlangsung dengan jujur, adil. Selain itu, angka partisipasi juga bertambah dan edukasi tentang pemilu juga terus berjalan.

“Harapannya Pj Wali Kota nanti juga mendukung Bawaslu, KPU, menjaga independensi dan netralitas. Saya berharap pemilih pemula juga teredukasi, mereka mau datang, tidak abstain, sehingga angka partisipasi naik,” tutur Wali Kota.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Kediri Pusporini Endah Palupi menambahkan KPU Kota Kediri memang telah mendapatkan dana hibah dari pemkot sebesar Rp29,8 miliar yang dicairkan dalam dua tahap.

“Untuk tahap pertama 14 hari kerja setelah penandatanganan dengan 40 persen sesuai SE Kemendagri. Untuk sisanya, 60 persen maksimal lima bulan sebelum hari ‘H’ pemungutan,” ujar Puspo.

Ia menambahkan, pemanfaatan dana hibah itu untuk keperluan pilkada dan sesuai dengan standar kebutuhan. Namun, untuk anggaran petugas adhoc juga mengalami kenaikan, sehingga hibah juga besar. Untuk PPK mendapatkan Rp2,5 juta, anggotanya selisih Rp200 ribu, yaitu Rp2,3 juta, untuk PPS Rp1,9 juta dan KPPS Rp1,2 juta.

Pihaknya juga sudah persiapan untuk sosialisasi terkait dengan pilkada, sehingga tingkat partisipasi nantinya semakin baik.

“Dari pusat itu target partisipasi 76 persen dan di kami itu di pilkada lalu tingkat partisipasi-nya 86 persen. Harapannya di Pilkada 2024 bisa 90 persen,” tutur dia.

Selain hibah untuk KPU Kota Kediri, pemkot juga memberikan hibah untuk Bawaslu Kota Kediri yakni Rp7,4 miliar. [Andk/Red]