Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Pemkot Mojokerto Bersinergi dan Kolaborasi Untuk Pembangunan Negeri

Pemkot Mojokerto Bersinergi dan Kolaborasi Untuk Pembangunan Negeri

2 min read

KOTA MOJOKERTO, Mediasuarapublik – Walikota Mojokerto Ika Pusputasari dengan jajarannya mengukuti salat subuh berjamaah di Masjid Miftahul Ilmi, di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Selasa (04/04/2023).

Pada kesempatan ini, wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan yang telah dicapai semasa kepemimpinannya di Kota Mojokerto merupakan hasil sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.

“Selama menjabat sebagai wali kota itu saya harus mengikhtiarkan bagaimana membuat sebuah inovasi untuk mereka yang menjadi tanggungjawab saya mendapatkan peningkatan derajat apakah itu untuk urusan kesehatan, pendidikannya maupun urusan ekonomi dan kesejahteraanya dan itu perlu kolaborasi saya tidak bisa sendirian. Itulah kenapa sinergi dan kolaborasi yang menghasilkan inovasi inilah yang menghantarkan saya dan Kota Mojokerto dinobatkan sebagai Kota Terinovatif oleh Kementerian Dalam Negeri RI,” kata Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan bahwa untuk meraih keberhasilan perlu dilakukan terobosan, tidak bekerja as business as usual, serta terus kolaborasi dan inovasi yang terus kita lakukan bersama-sama menggandeng semua pihak termasuk lembaga pendidikan permata yang menaungi Masjid Miftahul Ilmi.

“Lembaga pendidikan permata ini termasuk bagian yang memiliki kewenangan urusan pendidikan. Saya berterima kasih, karena urusan pendidikan tidak hanya bisa diselesaikan oleh pemerintah, kami butuh pihak-pihak swasta untuk menguatkan pendidikan di kota mojokerto ini terus mengalami derajat peningkatan baik dari kualitas maupun kuantitas,” tuturnya.

Ning Ita mengatakan bahwa pemberian dana hibah untuk tempat-tempat ibadah merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Mojokerto untuk memberikaan kenyamanan beribadah bagi semua orang yang beraktifitas di Kota Mojokerto.

“Untuk tempat ibadah seperti Masjid Jami Al Fattah dan masjid-masjid yang letaknya diperbatasan wilayah dengan kabupaten itu termasuk kita menyediakan fasilitas tempat ibadah, bagaimana masyarakat dari luar kota mojokerto yang akan beraktifitas di kota ini tidak sampai meninggalkan minimal salat rawatibnya,” terangnya.

Sebagai informasi pada selama masa kepemimpinan Ning Ita di Kota Mojokerto telah dianggarkan bantuan hibah sebesar 47,6 miliar rupiah untuk 268 tempat ibadah, TPQ dan lembaga lainnya. Dan tahun 2023 ini Masjid Miftahul Ilmi yang menjadi bagian Yayasan Permata Mojokerto mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah). [Red/Hms]