Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Kakek Asal Desa Purwokerto Kediri Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kakek Asal Desa Purwokerto Kediri Ditemukan Tewas Gantung Diri

2 min read

KEDIRI, Mediasuarapublik – Seorang kakek inisial KJ (78) asal Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung di Blandar kayu di atas kamar tidurnya pada, Minggu (12/03/2023).

“Benar kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Haris anak menantu mendiang,” kata Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setya Budhi.

Menantu korban yang bernama Haris, Lanjut AKP Iwan, datang kerumah mendiang dengan tujuan ingin mengajak korban untuk nyekar ke makam ibu mertua atau istri korban dan Haris mendapati pintu rumah masih dalam keadaan terkunci dan saksi 1 memanggil-manggil korban tapi tidak ada jawaban kemudian saksi satu mengintip dari cendela depan dan melihat kalau korban sudah dalan keadaan tergantung selanjutnya saksi minta tolong kepada Septin untuk menemani membuka pintu.

“Selanjutnya saksi memanggil anaknya yang lain dan tetangga sekitar. Peristiwa gantung diri itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih. Tak lama berselang pihak kami dan juga perangkat desa Purwokerto serta puskesmas Ngadiluwih tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan,” kata Iwan.

Dalam pemeriksaan, kata AKP Iwan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban dipastikan meninggal murni karena gantung diri.

Korban KJ, baru pulang 3 hari yang lalu tepatnya pada, Rabu 08 Maret 2023 dari rumah anaknya yang tinggal di Surabaya sebelum mengakhiri hidupnya, tidak pernah mengeluhkan sakit atau masalah yang lainnya serta setiap pulang dari pasar selalu menutup pintu.

“Pihak keluarga menerima atas kejadian tersebut dan semua itu dianggap sebagai musibah serta keluarga  sudah ikhlas dan tidak menuntut untuk dilakukan autopsi kepada jenasah korban dan selanjutnya pihak keluarga membuat pernyataan yang diketahui oleh kepala desa,” tandasnya. [Yud/Yar]