Tahun 2022, Kota Kediri Dapat Investasi Rp 2000 Triliun Lebih
2 min read
KEDIRI KOTA, Mediasuarapublik – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri mencatatkan Kota Kediri mendapatkan investasi sebesar Rp 2,355 triliun pada tahun 2022.
Jumlah tersebut, melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar Rp 722 miliar dengan penyelesaian 326,45 persen.
Kepala DPMPTSP Kota Kediri Edi Darmasto mengatakan, sektor pertama penunjang keberhasilan investasi Kota Kediri tahun 2022 masih didominasi perdagangan dengan nilai Rp 929,290 miliar, disusul kegiatan konstruksi dengan nilai Rp 344,639 miliar dan sektor industri Rp 302,134 miliar.
“Keberhasilan investasi berhasil mempertahankan tenaga kerja sebanyak 41.211 orang. Dampak penyerapan tenaga kerja yang paling besar ada di sektor komersial sebanyak 14.599 tenaga kerja, di industri sebanyak 8.073 tenaga kerja dan di sektor lain sebanyak 7.310 tenaga kerja,” ujarnya kepada wartawan di Kediri, Minggu (26/02).
Selain itu, Edi mengatakan keberhasilan pencapaian investasi ini tidak lepas dari dedikasi Wali Kota Kediri beserta seluruh jajarannya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kota Kediri.
Hal ini juga didukung dengan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi investor dan masyarakat untuk mengakses layanan perizinan secara cepat dan mudah kapanpun dan dimana pun.
“Kami memiliki banyak inovasi layanan seperti Pendampingan Penyelesaian LKPM Online Dibantu Lancar (Apelin Pacar), Layanan Bimbingan Bisnis Respon Cepat untuk Lokasi Lalu Lintas (Rela Datang), Ambulans Penyuluhan Investasi dan Layanan Pemecahan Masalah (Polin In Lop), sistem yang terintegrasi bagi pengguna dan pihak berwajib dengan syarat dan izin hantar (istri pintar) dan beberapa inovasi lain yang mempermudah pelayanan,” jelas Edi.
Selain itu, proyek pengembangan internasional bandara dan jalan tol mendorong pihaknya berupaya menarik investor untuk berinvestasi, khususnya di sektor perhotelan.
“Di Kediri masih belum ada hotel bintang lima, jadi kami sedang mencari investor yang ingin membangun hotel bintang lima di sini. Nanti ketika bandara beroperasi, itu akan sangat penting,” katanya.
Menurut Ed, investasi merupakan jangkar pertumbuhan ekonomi. Karena itu, ia berharap investasi di Kota Kediri dapat meningkat yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru. [AM/Yud]
