16 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » PAC Sukorame Diduga Jadi Koordinator Pengumpul Potongan 30 Persen dari Program Hibah Jasmas PDIP Provinsi

PAC Sukorame Diduga Jadi Koordinator Pengumpul Potongan 30 Persen dari Program Hibah Jasmas PDIP Provinsi

1 min read

LAMONGAN, Mediasuarapublik – Adanya dugaan pemotongan pada bantuan dana hibah provinsi tahun anggaran 2021 dari Jaringan Aspirasi Masyarakat (Jasmas) PDIP di wilayah kabupaten Lamongan sebesar 30 persen, yang disetiap Kelompok Masyarakat (Pokmas) penerima diduga ada orang yang menjadi koordinator.

Dugaan tersebut muncul dari semua masing-masing pokmas penerima yang ada, dari keterangan yang terkumpul pada timsus Surat Kabar Harian (SKH) Suara Publik, koordinator penerima setoran potongan 30 persen dari pokmas penerima adalah PAC Sukorame Suyitno. Keterangan tersebut dikuatkan dengan pengakuan semua penerima dan keterangan narasumber yang terlibat dalam program tersebut.

Di antara pengakuan yang jelas dan tegas adalah dari salah satu ketua Pokmas di wilayah kecamatan Bluluk, Ngimbang, dan Sambeng. Dalam rekaman yang ada pada timsus saat mewawancarai ketua Pokmas mengatakan, dengan jelasnya aliran potongan 30 persen pada tim setingkat di atasnya.

Dalam keterangan yang diberikan ketua pokmas, saat uang cair dari bank potongan yang 30 persen diambil oleh PAC penerima disetiap wilayah, setelah uang terkumpul di PAC uang disetorkan pada PAC Sukorame Suyitno selaku kordinator program di wilayah tersebut. Setelah uang potongan diterima dari Suyitno barulah uang tersebut diberikan pada Fujika Senna selaku pemberi dan pembawa program dari Jasmas PDIP provinsi, terang ketua pokmas dalam vidio rekaman timsus.

Sampai berita ini muncul, Suyitno yang diduga sebagai koordinator tidak pernah bisa dimintai keterangan baik lewat chat whatsApp ataupun saat didatangi kerumahnya. Di sisi lain, saat Timsus mendatangi ke kediaman di Sukorame hanya ditemui istri dan mengatakan kalau Suyitno tidak ada di rumah. [Timsus]