Perekrutan PPS Kecamatan Kedungpring Diduga Ada Permainan Antara PPK
2 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Proses penerimaan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Kedungpring diduga ada kecurangan yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) pada proses penerimaan anggota PPS. Hal tersebut, berdasarkan keterangan yang didapatkan oleh Timsus Surat Kabar Harian (SKH) Suara publik dari salah satu calon yang tidak lolos seleksi PPS.
Dari keterangan yang diberikan oleh calon anggota PPS yang tidak lolos mengatakan bahwa, “Proses penerimaan diduga adanya ketidak keterbukaan, karena saat proses sangat banyak hal yang janggal,” jelasnya melalui sambungan telepon seluler kepada Timsus SKH Suara Publik.
Masih dari keterangan anggota yang tidak lolos, “Waktu diadakan ujian tes tulis sampai wawancara tidak ada keterangan yang ditunjukkan. Alasan ketidak lolosan dalam ujian PPS, padahal jarak antara tes tulis dan pengumuman hasil ada tenggang waktu yang cukup lama,” terang BE inisaial calon yang tidak lolos.
Lebih lanjut, saat ditanya oleh timsus apakah alasan ketidak lulusan karena tidak adanya kedekatan dengan PPK? BE menerangkan, “Masalah itu kurang tau tapi proses yang dilakukan cenderung adanya dugaan kecurangan yang masif, karena hasil ujian tes dan hasil wawancara tidak pernah ditunjukkan pada semua peserta. Sedangkan peserta hanya tau pengumuman kalau tidak lolos dan tidak pernah tau alasan ketidak lulusannya,” ujar BE.
Tidak hanya itu, saat ditanya apakah PPK memfungsikan semua bidangnya dalam perekrutan pps, sebagaimana diketahui bahwa bidang perekrutan ada pada bidang Sumber Daya Manusia (Sdm)? BE menjawab semua PPK ikut dalam mengikuti proses ujian yang dilaksanakan.
Selanjutnya, waktu ditanyakan lagi apakah ada dugaan yang diterima itu ada yang dimintakan uang, BE hanya diam, dan saat dikejar lagi terkait pembayaran BE sepertinya sengaja gak berani mengungkapkan. Padahal Timsus juga sudah memberikan keterangan bahwa pengakuan adanya pembayaran oleh PPS pada PPK sudah terjadi di kecamatan lain, BE hanya menjawab, “Mas juga bisa menebaknya sendiri,” tutupnya. [Timsus]
