Kemenhub Resmikan 17 Unit Bus Listrik di Surabaya
1 min read
SURABAYA, Mediasuarapublik – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat meresmikan koridor 3 Buy The Service (BTS) Trans Semanggi Suroboyo bus listrik, pada Selasa (20/12).
Hal ini dalam rangka mengajak masyarakat sekaligus menyosialisasikan program Kementerian Perhubungan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke angkutan massal serta mengurangi polusi udara.
Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Suharto menyampaikan, Program Pengembangan Angkutan Umum Massal Berbasis Jalan di Wilayah Perkotaan dengan Skema Buy The Service (BTS) yang dikenal sebagai “Teman Bus”, telah dilaksanakan sejak tahun 2020 di 10 kota besar di Indonesia.
Suharto mengatakan, secara bertahap program BTS akan ditambahkan sejalan dengan peningkatan selesainya produksi karoseri.
Saat ini, pemerintah tengah melakukan pembenahan dalam transportasi perkotaan di Indonesia sesuai dengan amanah RPJMN 2020-2024, di mana telah ditunjuk 6 metropolitan sebagai percontohan implementasi Bus Rapid Transit (BRT) salah satu di antaranya adalah Metropolitan Surabaya atau Gerbang Kertosusila.
Sementara itu, Walikota Surabaya Edi Cahyadi menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenhub sebab Kota Surabaya menjadi yang pertama menggunakan bus listrik BTS. Menurutnya, salah satu syarat Surabaya untuk mengurangi kemacetan itu dengan kembali ke angkutan umum.Edi mengatakan, bus listrik ini nyaman dan aman. Kemudian polusi Surabaya diharapkan akan jauh berkurang ketika sudah menggunakan bus listrik ini.
“Untuk menjaga komitmen kami, maka kami akan membeli dan menggunakan feeder nantinya. Jadi setiap wilayah yang akan menggunakan Trans Semanggi Suroboyo akan kita sediakan feeder dan feeder itu akan terpenuhi nanti di tahun 2024 dengan sebagian menggunakan kendaraan listrik,” kata Edi. [REV]
