Kejari Kota Kediri Cek Proyek Drainase Se-Kota Kediri
2 min read
KEDIRI, Mediasuarapublik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri mengawasi proyek drainase yang berada di Gang Makam, Kelurahan Semampir, Kota Kediri. Kamis, (17/11) Kemarin, tim Kejari Kota Kediri mengecek proyek senilai Rp 1,7 miliar tersebut. Korps adhyaksa menargetkan pembangunan bisa selesai minggu depan.
Tim Kejari Kota Kediri yang dipimpin oleh Kasi Intelijen Kota Kediri Harry Rachmad mendatangi lokasi sekitar pukul 13.30. Pihaknya langsung mengecek progres fisik sekota Kediri. Tidak hanya itu, Harry juga mengecek rencana anggaran biaya (RAB) dan membandingkannya dengan kondisi di lapangan.
Sesekali, Harry juga bertanya ke konsultan dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri.
“Ini (pembangunan drainase, Red) adalah proyek strategis yang memang dikawal oleh Kejari Kota Kediri,” kata Harry.
Karenanya, dia sengaja turun untuk melakukan pengawasan. Salah satu tujuannya, memastikan proyek bisa selesai sesuai target. Yakni, pada Kamis (24/11) nanti atau minggu depan. Berdasar penjelasan rekanan, proyek sempat terhambat karena material datang terlambat.
“Progres minus empat persen di sisa waktu ini (kurang dari sembilan hari, Red),” lanjut Harry meminta proyek tetap selesai tepat waktu.
Untuk mengejar target tersebut, menurut Harry rekanan harus menambah lagi jumlah pekerja. Meski saat ini sudah ada penambahan dari 10 orang menjadi 14 orang, menurut Harry jika diperlukan bisa ditambah tenaga lagi. Sehingga, proyek bisa selesai sesuai target.
Pria asli Sumatera ini menyebut, jika proyek selesai tepat waktu akan memberi kontribusi yang signifikan dalam pengurangan potensi banjir yang sering muncul di musim penghujan.
“Yang biasanya terjadi banjir di simpang empat (Semampir, Red), dengan volume drainase yang lebih besar air bisa mengalir dengan lancar,” harapnya.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri I Made Dwi Permana menambahkan, PUPR melakukan perluasan dan memperdalam drainase di Gang Makam, Kelurahan Semampir. Alasannya, saat musim hujan muncul genangan di gang tersebut.
“Drainase diperluas dan diperdalam menjadi 1,2×1 meter,” terang pria asli Bali tersebut sembari mengatajak panjang drainase mencapai 397,2 meter.
Aliran air dari drainase menurut Made akan diteruskan ke Sungai Brantas.
“Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 85 persen,” jelas Made sembari menyebut pihaknya juga mengebut penyelesaian drainase di Jalan Pattimura yang saat musim hujan juga sering terjadi genangan. [Yud/DS]
