Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Bupati Malang Lepas Kepulangan Pasien Korban Tragedi Kanjuruan

Bupati Malang Lepas Kepulangan Pasien Korban Tragedi Kanjuruan

2 min read

MALANG, Mediasuarapublik – Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM melepas pasien atas nama Vicky Hermansyah, laki-laki berumur 20th yang menjadi Korban Tragedi Kanjuruhan yang saat ini telah sembuh di Rumah Sakit Kanjuruhan, Rabu (2/11) pagi.

Turut hadir Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana dan Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, dan Beberapa Jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang.

Bupati Malang mengatakan bahwa saudara Vicky telah di kordinasikan kepada Puskemas Sidoarjo sehingga nanti yang melanjutkan perawatan medis dari Dinas Kesahatan Sidoarjo, perlu di ketahui bahwa Pelepasan korban Kanjuruhan hari ini di RS Kanjuruhan adalah yang terakhir.

Tidak hanya itu, Bupati Malang juga menjelaskan untuk anggaran semua korban yang ada di Kabupaten sudah di tanggung oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

Total sudah sekitar 900jt yang telah di keluarkan Pemerintah Kabupaten Malang untuk korban Kanjuruhan.

“Ini sudah di bagi untuk di RS Kanjuruhan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kabupaten Malang sedangkan di RSSA yang bertanggung jawab adalah dari Gubernur Jatim,” ucap Bupati Malang.

Tidak hanya itu, Bupati Malang juga mengatakan bahwa sampai saat ini rawat jalan masih di dilayani oleh Pemkab Malang.

“Saya buka pelayanan mata dan di gratiskan dengan bekerja sama dengan eye center yang berada di Kecamatan Singosari dan Kepanjen,” ujar Bupati Malang.

Disamping itu Direktur RSUD Kanjuruhan, Boby Prabowo menjelaskan bahwa saudari Vicky terkena cidera otak yang tergolong berat dan selama di rawat di Rumah Sakit Kanjuruhan telah di berikan perawatan secara intensif dengan memasangkan ventilator untuk beberapa hari dan di rawat selama 2 minggu di ICU untuk selanjutnya di pindahkan ke ruang perawatan selama 2 minggu, jadi total saudara vicky berada di RS Kanjuruhan selama 1 bulan dengan berangsur baik.

 “Untuk saudara vicky ini masih perlu pendampingan dari fisioterapi untuk kaki,tangan dan leher selain itu perlu juga pendampingan dari psikolog dan psikiater pasca trauma. Pasien korban Kanjuruhan yang di rawat disini rata-rata terkena hipoksi otaknya dan cidera otak hal inilah yang menjadi pemulihan lama dan sempat infeksi paru-paru tetapi bisa di tangani dengan baik,” pungkas. [E/Hms]

Baca Berita Terlengkap Lainnya di Google News