Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » ODGJ Mengamuk Sambil Bawa Celurit di Pasuruan Ternyata Residivis

ODGJ Mengamuk Sambil Bawa Celurit di Pasuruan Ternyata Residivis

2 min read

PASURUAN, Mediasuarapublik – Warga Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan gegerkan dengan seorang dalam gangguan jiwa (ODGJ) menebar ancaman sembil menenteng celurit, Selasa (27/9/22).

Menurut informasi yang didapat, ODGJ tersebut yakni Thoriq (30) warga desa setempat. Dia tak segan menyerang siapapun tak terkecuali keluarganya sendiri saat mengamuk.

“Sudah lima bulan yang lalu Thoriq seperti ini. Bahkan, keluarganya pun sampai mengungsi karena takut diancam,” jelas Solikin, tetangganya.

Petugas Polsek Rembang, Polres Pasuruan dan Koramil Rembang, Kodim 0819 Pasuruan yang mendapat informasi ODGJ mengamuk itu lantas datang ke TKP pada pukul 10.00 WIB, untuk melakukan penindakan.

Namun, usaha menenangkan yang dilakukan petugas TNI-Polri pun tidak berhasil alias gagal. Thoriq malah semakin beringas dan kabur ke persawahan dengan menenteng celurit dan bahkan tidak segan menyerang petugas.

Setelah usaha pengepungan tidak berhasil, polisi kemudian coba melumpuhkan Thoriq dengan gas air mata. Namun, usaha itu tidak berhasil juga.

Kejar-kejaran pun kembali berlangsung hingga ke area jalan permukiman desa tetangga, tepatnya Desa Kalisat, Kecamatan Rembang.

Polisi yang kemudian tidak mau ambil risiko, lalu melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak lutut Thoriq hingga tersungkur dan kemudian mengamankannya ke RSUD Bangil, untuk pertolongan medis.

“Kami melakukan tindakan tegas karena sangat membahayakan warga sekitar dan anggota. Saat ini pelaku langsung dibawa ke RSUD Bangil guna diberikan perawatan,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo.

ODGJ itu Ternyata Residivis

AKP Adhi Putranto Utomo juga menjelaskan, jika Thoriq merupakan seorang residivis yang pernah 2 kali dipenjara dan juga pernah menyekap ibunya sendiri.

“Sebelum mengamuk ini, Thoriq telah menyekap ibunya sendiri di dalam rumah selama dua hari. Tanpa memberi makan dan minum, kemudian siang tadi kami selamatkan dan diberi pertolongan medis,” jelas Adhi, Selasa (27/9/2022).

Terkait pemicu Thoriq menjadi ODGJ dan mengamuk tidak terkendali, jajaran Satreskrim masih melakukan pendalaman.

“Untuk itu masih didalami,” lanjutnya.

Informasi saat ini dimiliki polisi, Thoriq sang ODGJ yang mengamuk itu adalah seorang residivis kasus kriminalitas yang dua kali masuk penjara.

“Pelaku ini merupakan residivis sudah 2 kali masuk penjara, yang pertama karena narkoba, dan yang kedua karena pencurian dengan kekerasan,” ungkapnya.

Terkait penindakan apa yang akan dilakukan terhadap Thoriq setelah mendapat perawatan medis, polisi masih melakukan pengkajian. “Lihat nanti kondisinya seperti apa,” tandasnya. [AY/YA]