Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Keroyok Preman Kampung hingga Temui Ajal, 8 Pemuda Tirip Dibui

Keroyok Preman Kampung hingga Temui Ajal, 8 Pemuda Tirip Dibui

2 min read

Nganjuk – mediasuarapublik.com

Petugas Unit Reskrim Polsek Berbek dan Resmob Polres Nganjuk berjuluk Tim Macan Wilis mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban Event Suhartono (34) meregang nyawa di tempat kejadian dengan tubuh bersimbah darah.

Korban ditemukan meninggal dunia di tepi jalan depan rumah Wardoyo (50) warga Dusun Tirip Desa Sumberurip Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk, Minggu (27/2/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP I Gusti Agung Ananta P., S.H., S.I.K., M.H., menyebut korban dikeroyok oleh 13 orang dengan menggunakan benda tajam, batu, dan kayu.

“Alhamdulillah kasus ini bisa kami ungkap tidak lebih dari 24 jam sejak waktu kejadian berkat kesigapan petugas menerima laporan dari masyarakat melalui “Wayahe Lapor Kapolres”,” ujar Gusti kepada sejumlah wartawan yang telah menunggunya, Selasa (1/3/2022).

Saat ini, lanjut Gusti, pihaknya telah mengamankan 8 orang terduga pelaku, sementara 5 orang dinyatakan buron. “Dari 8 tersangka, 2 di antaranya berstatus pelajar. Meski begitu proses hukum jalan terus,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 8 terduga pelaku, kata Gusti, rata-rata mereka geram kepada korban yang semasa hidupnya sering membuat onar dan suka memalak.

Bahkan orang tua korban sendiri tidak luput dari aksi tak terpuji korban, dan memilih pergi dari dusun tersebut lantaran malu atas perilaku anaknya setiap hari. ”Saat mabuk, korban selalu bikin heboh, dan main tantang,” tutur Gusti.

Kedelapan pelaku tersebut, yakni Efd (26 tahun), MA (28), Ron (26), Har (24), HF (22), TI (34), FJ (18), dan Muh (18) diketahui juga sesama warga Dusun Tirip.

AKP I Gusti Ananta mengatakan pihaknya sudah mengantungi identitas pelaku lain dan berharap mereka menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib.

“Kami telah mengantungi identitas 5 orang pelaku yang masih buron. Kami berharap agar secepatnya menyerahkan diri dengan suka rela,” tutupnya. (*)