17 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Pelajar Jombang Menari Remo Boletan di 70 Titik, Pecahkan Rekor MURI

Pelajar Jombang Menari Remo Boletan di 70 Titik, Pecahkan Rekor MURI

2 min read

JOMBANG, Mediasuarapublik – Puluhan ribu pelajar di Jombang pecahkan rekor MURI museum Nasional Indonesia dalam Pagelaran Menari Remo Boletan di 70 titik se-kabupaten Jombang.

Pencapaian rekor muri ini bukan kali pertama di raih Kabupaten Jombang, Pemecapai rekor muri pagelaran tari Remo Boletan tersebut diikuti oleh 41.112 pelajar yang dibuka serentak di Alun-alun Kabupaten Jombang dan di seluruh sekolah yang di tunjuk dinas pendidikan Jombang.

Untuk dikeahui, pencapaian ini merupakan rekor ke-14 yang telah di capai kabupaten Jombang.

Ketua panitia kegiatan, sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Senen menyebut, digelarnya Tari Remo Boletan serentak ini memang khusus sebagai hadiah dari para pelajar untuk hari jadi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang ke-112.

 “Seiring dengan kebijakan pemerintah, dengan diterapkannya kurikulum merdeka, membuat saat ini kita bebas untuk mengekspresikan minat. Tujuan dari muri merdeka dalam rangka membentuk SDM yang tangguh dan cakap dalam menjaga kearifan lokal,” jelas kepala disdibud kab Jombang.

Ribuan pelajar yang menari Remo massal ini mulai dari pelajar Paud, TK, SD, SMP dan SLTA yang memang disebutnya memberikan kado terindah bagi Pemkab Jombang dalam rangka hari jadi ke-112 dengan memecahkan rekor MURI tari Remo Boletan.

 “Dasar di laksanakan kegiatan hari ini adalah UUD no 5 tahun 2017 tentang pelestarian kebudayaan, pokok pokok pikiran daerah, program pembangunan daerah,” tandas kepala disdibud kab Jombang.

Kegiatan ini dikatakan kepala disdibud , sebagai upaya untuk memperkenalkan pada generasi muda, sekaligus memberi apresiasi kepada seni budaya, menumbuhkan rasa cinta dan pelestarian budaya daerah khususnya Jawa timur serta memberikan perlindungan budaya dan hak cipta budaya kita.

Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan pemecahan rekor MURI tari Remo Boletan, mengatakan, bahwa Remo Boletan adalah warisan budaya nenek moyang kita.

“Pada hari ini kita mengikuti agenda dan kegiatan yang luar biasa, dan menyelenggarakan tarian lokal peninggalan nenek moyang,nantinya akan diupayakan menjadi satu budaya kita, satu warisan kita,” ungkapnya.

Kesenian lokal Jombang ini, menurut Bupati memang harus terus diperhatikan. Puluhan Ribu penampil yang menari di Alun-alun Jombang dan tersebar di 70 titik tersebut akan tercatat, bahwa Kabupaten Jombang telah mendapatkan rekor MURI yakni Remo Boletan terbesar di tingkat nasional. [Mali/Yar]