Kecelakaan Beruntun di Ngimbang Lamongan, 3 Orang Alami Luka-Luka
2 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Sebanyak 5 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Dusun Girik, Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Lamongan pada, Selasa (4/10/22). Akibatnya 3 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Berdasarkan pantauan SKH Suara Publik dilapangan, kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut yakni truk truk gentong semen nopol A-8702-TZ, elf nopol N-7259-UA, truk ayam nopol K-9788-SK, truk pakan ayam nopol AE-8475-NZ, serta truk limbah kayu nopol S-9680-U.
“Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB mas, ada 5 kendaraan yang terlibat kecelakaan itu,” papar Lustanto salah satu warga di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Lustanto menjelaskan, jika kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.
“Kalau ndak salah ada tiga orang mas korbannya. Supir truk ayam mengalami patah kaki, kernetnya juga kalau ndak salah kakinya lecet, lalu ada satu wanita penumpang elf tadi dan sekarang sudah dilarikan ke RSUD Ngimbang,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo saat dikonfirmasi membenarkan terkait insiden tersebut.
Ia menjelaskan, jika peristiwa tersebut bermula saat truk molen bermuatan cor semen nopol A 8702 TZ yang dikemudikan oleh Akib Sitepu (55) warga Desa Kedawung, Kecamatan Modo, Kabupaten Kediri melaju dari arah selatan ke utara.
Setibanya di lokasi, truk molen tersebut diduga mengalami rem blong. Akibatnya, truk molen menabrak bagian belakang mobil Isuzu Elf nopol N 7259 UA yang dikemudikan Budiono (45) warga Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongpanggang, Sidoarjo.
“Saat berada di jalan menurun, diduga rem truk blong. Lalu menabrak mobil Isuzu Elf yang berada di depannya,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo, saat dikonfirmasi pada Rabo (5/10/2022).
Anang menambahkan, usai tertabrak truk dari arah belakang, mobil Elf yang ditumpangi oleh 13 orang itu menabrak truk Colt diesel pengangkut ayam bernopol F 8610 KN yang dikemudikan Erwan Sururi (31), warga Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kudus, Jateng.
Truk pengangkut ayam tersebut, ungkap Anang, kemudian menabrak truk bermuatan pakan ternak nopol AE 8475 NJ yang dikemudikan Supardi (47), warga Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Bojonegoro.
Tak berhenti di situ, truk bermuatan pakan itu oleng ke lajur kanan hingga mengalami tabrakan dengan Truk Colt diesel bemuatan limbah kayu nopol S 9680 UJ yang dikemudikan Nurhadi (37) warga Desa Patakan, Kecamatan Sambeng, dari arah berlawanan.
“Tabrakan beruntun ini terjadi karena jarak antar kendaraan terlalu dekat. Kecelakaan ini setidaknya menyebabkan 5 kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah dan menyebabkan para penumpangnya mengalami luka-luka,” tandasnya.
Lebih rinci, Anang menyebutkan, beberapa orang yang luka itu di antaranya Erwan Sururi, sopir truk muatan ayam yang mengalami luka dan patah tulang kaki kanan serta kernet truk Noor Sahid yang mengalami luka lecet dikaki sebelah kanan. Lalu satu orang penumpang Elf bernama Sarmining yang mengalami luka lecet dan memar kaki kiri.
Menurut Anang, adanya kecelakaan ini juga sempat menimbulkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan yang lumayan lama, yakni sekitar 2,5 jam. “Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah selesai dan arus sudah normal kembali,” bebernya. Sementara untuk para korban, sudah dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Ngimbang oleh para petugas kepolisian agar mendapatkan perawatan medis. “Kerugian materiil akibat tabrakan beruntun ini ditaksir mencapai Rp100 juta,” pungkasnya. [J2/Yar/FM]
