11 Oktober 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Momentum HUT ke-81 Jatim, DPD IMM Apresiasi Langkah Gubernur Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Guru

Momentum HUT ke-81 Jatim, DPD IMM Apresiasi Langkah Gubernur Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Guru

SURABAYA, Mediasuarapublik – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Timur, Devi Kurniawan menyampaikan apresiasi terhadap berbagai upaya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memberikan perhatian kepada guru dan insan pendidikan.

“DPD IMM Jawa Timur mengapresiasi berbagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Ibu Khofifah Indar Parawansa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perhatian terhadap insan pendidikan. Momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur harus menjadi pengingat bahwa pembangunan yang bermakna adalah pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan warga,” ujar Devi Kurniawan, Sabtu (10/10/26).

Di bidang kesejahteraan masyarakat, DPD IMM Jawa Timur menyoroti perkembangan sejumlah indikator sosial dan ekonomi yang menunjukkan kemajuan. Berdasarkan pemberitaan resmi pemerintah daerah yang mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Jawa Timur pada semester I 2026 tumbuh sebesar 5,84 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 tercatat sebesar 9,06 persen, turun dari 9,30 persen pada September 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka pada Mei 2026 juga tercatat sebesar 3,42 persen, turun 0,13 poin persentase dibandingkan Februari 2026.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan pembangunan Jawa Timur. DPD IMM Jawa Timur mengapresiasi ikhtiar pemerintah daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas dampak pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan daya beli, terbukanya lapangan pekerjaan, dan semakin mudahnya masyarakat mengakses pelayanan dasar. Kami berharap berbagai capaian ini terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata, baik oleh masyarakat perkotaan maupun perdesaan,” tambah Devi.

Selain kesejahteraan masyarakat, perhatian terhadap guru dan tenaga kependidikan juga menjadi bagian penting yang disoroti DPD IMM Jawa Timur. Guru merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.

Salah satu inisiatif yang patut diapresiasi adalah program bedah rumah bagi insan pendidikan. Pada Mei 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberitakan bahwa program tersebut telah menjangkau 135 insan pendidikan, termasuk tenaga penunjang pendidikan. Pada tahun ini, program tersebut menyasar 38 rumah yang tersebar di 24 cabang dinas pendidikan. Program ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan juga dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap kebutuhan hidup para pekerjanya.

Menjelang Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan guru juga ditunjukkan melalui program penyediaan 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, RA, dan TPQ yang diselenggarakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur, serta kebutuhan anggaran tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar Rp274,57 miliar yang diperuntukkan bagi 35.680 guru ASN SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur, sebagaimana diberitakan dalam informasi resmi DPRD Jawa Timur pada September 2026. Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kesehatan dan kesejahteraan pendidik yang berperan penting dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak usia dini.

Bagi DPD IMM Jawa Timur, inisiatif yang menyentuh kebutuhan langsung para pendidik tersebut merupakan langkah yang layak diapresiasi. Guru tidak hanya membutuhkan dukungan dalam menjalankan tugas profesional, tetapi juga perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kesejahteraan hidupnya.

“Guru adalah pilar peradaban. Ketika kita berbicara tentang masa depan Jawa Timur, kita juga berbicara tentang bagaimana negara dan pemerintah daerah memperhatikan kehidupan para pendidiknya. Karena itu, program-program yang menyentuh kebutuhan nyata guru dan tenaga kependidikan merupakan langkah penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia,” tegas Devi.

Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur, Devi Kurniawan juga turut mengapresiasi penghargaan Dwija Praja Nugraha yang diterima Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Agustus 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen kepala daerah dalam memajukan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperhatikan kesejahteraan guru.

“Kami mengapresiasi penghargaan Dwija Praja Nugraha yang diterima Ibu Khofifah dari PB PGRI. Bagi kami, perhatian terhadap pendidikan dan kesejahteraan guru merupakan investasi penting bagi masa depan Jawa Timur. Guru memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Devi.

Terakhir, DPD IMM Jawa Timur mendorong agar inklusivitas pembangunan Jawa Timur harus tetap dijaga secara bersama sama untuk Jawa Timur semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan para guru mendapatkan perhatian yang layak. Tidak boleh satu warga pun yg ditinggal dan tidak tersentuh dalam pembangunan. IMM siap membersamai Gubernur untuk menguatkan inklusivitas pembangunan untuk masyarakat Jawa Timur lebih sejahtera.

“Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan. DPD IMM Jawa Timur berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan organisasi kepemudaan terus tumbuh demi mewujudkan Jawa Timur yang semakin sejahtera dan berkemajuan.” Pungkas Devi. [Frid]