MAS Bhabin NGOPI Bareng warga, PEDDAL KAMTIBMAS dikemas dalam bentuk KOPLING KAMTIBMAS
2 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik — Ada cara sederhana yang dilakukan Aipda Nanang Sumantri, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti, untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui PEDDAL KAMTIBMAS (Patroli Edukasi Dialogis Deteksi Dini Analisa Loyalitas) yang dikemas dalam KOPLING KAMTIBMAS, komunikasi dengan warga dilakukan secara santai, salah satunya sambil ngopi bersama.


Selasa, 22 September 2026 sekira pukul 16.30 WIB, Mas Bhabin hadir di Dusun Sukoanyar, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Secangkir kopi menjadi pembuka obrolan, mencairkan suasana sekaligus menghilangkan kesan adanya jarak antara polisi dan masyarakat.
Dalam suasana santai tersebut, warga menjadi lebih leluasa menyampaikan berbagai informasi dan keluhan yang berkembang di lingkungan. Ngopi bareng bukan sekadar ngobrol, tetapi menjadi ruang komunikasi yang loss, tanpa sekat dan tanpa rasa sungkan, sehingga informasi Kamtibmas dapat diperoleh langsung dari masyarakat.
Salah satu informasi yang disampaikan warga berkaitan dengan adanya sejumlah pemuda yang diduga sering mengonsumsi minuman keras (miras). Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dan pembinaan agar tidak berkembang menjadi gangguan ketertiban maupun persoalan Kamtibmas lainnya.
Bagi Mas Bhabin, informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti sebagai bagian dari deteksi dini. Dengan pendekatan dialogis dan persuasif, setiap keluhan didengarkan, dikomunikasikan, kemudian menjadi bahan untuk menentukan langkah pembinaan dan pencegahan secara tepat.
Konsep KOPLING KAMTIBMAS tersebut sekaligus menjadi bentuk inovasi pelayanan yang humanis. Polisi hadir bukan hanya ketika terjadi masalah, tetapi hadir sebelum masalah terjadi—duduk bersama, ngopi bersama, mendengar bersama, dan mencari solusi bersama.
Melalui PEDDAL KAMTIBMAS yang dikemas dalam KOPLING KAMTIBMAS, Mas Bhabin Sidomukti terus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kadang Kamtibmas tidak harus dimulai dari ruang resmi; cukup dari secangkir kopi, suasana cair, obrolan yang tulus, dan warga yang merasa bebas menyampaikan informasi tanpa jarak. Dari kedekatan lahir kepercayaan, dari kepercayaan tumbuh kepedulian, dan dari kepedulian bersama tercipta lingkungan yang aman dan kondusif. Ayo Jogo Lamongan.
