Semarak Sedekah Laut Campurejo, Laut Dihiasi Perahu Merah Putih, Nelayan Panjatkan Doa Keselamatan
3 min read
Gresik, Mediasuarapublik – Laut Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (22/8/2026), mendadak berubah semarak. Puluhan perahu nelayan yang dihiasi ornamen warna-warni dan nuansa merah putih bergerak menghiasi perairan, mengiringi tradisi Sedekah Laut dan Lomba Perahu Hias yang digelar Rukun Nelayan Desa Campurejo.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan kemeriahan di kawasan pesisir, tetapi juga menjadi momentum masyarakat nelayan untuk mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan sekaligus memohon keselamatan dalam menjalankan aktivitas di laut.
Sejak pagi, kawasan pesisir Campurejo dipadati warga. Masyarakat antusias menyaksikan rangkaian acara sekaligus memberikan dukungan kepada para nelayan yang telah menghias perahu mereka. Semangat gotong royong dan kekeluargaan begitu terasa di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Wicaksono, S.Sos., Camat Panceng H. Sampurno, S.Sos., MM., Kanit Polairud Kabupaten Gresik Ipda Koko Prasetyo, S.IP., Bati Tuud Koramil 0817/14 Panceng Pelda Imam Kuswoyo, Kanit Binmas Polsek Panceng Brigadier Alfian, Kepala Desa Campurejo Mahmudi, S.Pd., Ketua Rukun Nelayan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga dan nelayan Desa Campurejo.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah sambutan Ketua Panitia, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Santunan Manfaat Keselamatan Kerja bagi nelayan. Momen tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap para nelayan yang setiap hari menggantungkan kehidupan dari laut sekaligus menghadapi berbagai risiko dalam bekerja.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Campurejo mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, gotong royong, dan melestarikan tradisi yang menjadi bagian dari identitas masyarakat pesisir. Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong perhatian terhadap kesejahteraan nelayan.
Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti doa bersama. Doa dipanjatkan agar seluruh nelayan Campurejo selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam mencari nafkah, serta hasil laut yang membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.
Suasana berubah menjadi semakin meriah, saat para nelayan bersiap dan kemudian diberangkatkan menuju laut untuk melaksanakan tradisi Petik Laut. Perahu-perahu hias bergerak perlahan meninggalkan pesisir, membentuk pemandangan spektakuler di tengah laut. Kibaran bendera Merah Putih yang menghiasi perahu semakin menambah semarak suasana.
Bagi masyarakat Campurejo, laut bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga bagian dari kehidupan dan sumber penghidupan yang harus dihormati serta disyukuri. Karena itu, Sedekah Laut menjadi tradisi yang sarat makna, mempertemukan nilai budaya, spiritualitas, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat pesisir.
Bati Tuud Koramil 0817/14 Panceng Pelda Imam Kuswoyo mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam melaksanakan Sedekah Laut dan Lomba Perahu Hias. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif karena mampu mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat sekaligus menjaga tradisi lokal.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Sedekah Laut ini. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, menjaga budaya dan membangun kebersamaan masyarakat. Kami berharap seluruh nelayan Campurejo selalu diberikan keselamatan, kesehatan dan kelancaran dalam mencari rezeki di laut,” ujar Pelda Imam Kuswoyo.
Pelda Imam juga menegaskan bahwa Koramil 0817/14 Panceng akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat yang dapat memperkuat persatuan dan menciptakan suasana aman serta kondusif di wilayah.
Dengan semangat kebersamaan yang begitu kuat, Sedekah Laut Campurejo bukan hanya menjadi pesta rakyat di tepian pantai, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur, doa keselamatan, pelestarian budaya, dan harapan akan kehidupan nelayan yang semakin sejahtera. Laut pun menjadi saksi bahwa tradisi dan kebersamaan masyarakat pesisir Campurejo terus hidup dari generasi ke generasi.(Pen0817)
