Polsek Kembangbahu Perketat Pengamanan Ternak Jelang Idul Adha, Aipda Nanang Sumantri Galakkan Peddal Kamtibmas
3 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, keamanan hewan ternak menjadi perhatian serius jajaran Polsek Kembangbahu Polres Lamongan. Harga kambing dan sapi yang mulai merangkak naik membuat hewan ternak menjadi “primadona”, bukan hanya bagi pembeli hewan kurban, tetapi juga berpotensi mengundang aksi pencurian. Menyikapi kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti, AIPDA NANANG SUMANTRI, S.H., yang akrab disapa masyarakat dengan julukan “Wonge Negoro”, turun langsung ke lapangan melaksanakan kegiatan PEDDAL KAMTIBMAS DDS SOBO KAMPUNG pada Senin malam, 11 Mei 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di kandang ternak milik Bayu, Dusun Tanggungan, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan itu berlangsung penuh keakraban dan nuansa humanis. Sosok Mas Bhabin Wonge Negoro memang dikenal dekat dengan masyarakat. Dengan gaya santai namun penuh kepedulian, beliau menyambangi kandang-kandang ternak warga yang berada di area persawahan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Tidak sekadar memberikan imbauan, beliau juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan para peternak, hingga memberikan solusi sederhana namun bermanfaat guna meningkatkan keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Nanang Sumantri, S.H. mengingatkan warga agar tidak lengah menjaga hewan ternaknya, terutama pada malam hari. Menurutnya, meningkatnya permintaan kambing dan sapi menjelang Idul Adha turut meningkatkan potensi tindak pencurian.
Ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat pintu kandang, memasang penerangan yang memadai, rutin melakukan pengecekan pada malam hari, serta kembali mengaktifkan ronda malam. Dengan gaya khasnya yang humoris, Mas Bhabin juga menyampaikan pesan yang membuat warga tersenyum namun sarat makna.
“Sekarang kambing harganya mahal, jadi yang muter malam bukan cuma panitia kurban, maling pun kadang ikut survei lokasi. Jangan sampai paginya yang tersisa cuma tali tambang dan kenangan,” ujarnya disambut tawa warga.

Tidak berhenti pada edukasi dan sosialisasi, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keamanan masyarakat, Mas Bhabin Wonge Negoro juga memberikan bantuan sarana kontak berupa lampu penerangan untuk dipasang di sekitar kandang ternak warga. Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat karena dinilai sangat membantu penerangan kandang yang sebelumnya minim cahaya.
Dengan adanya penerangan tersebut, diharapkan area kandang tidak lagi gelap gulita sehingga dapat meminimalisir kesempatan pelaku kejahatan menjalankan aksinya.
“Kalau kandang terang, kambing bisa tidur nyenyak, pemilik ternak juga tidak was-was bangun pagi sambil hitung kambing pakai perasaan,” canda beliau yang kembali mengundang tawa warga.
Kehadiran AIPDA Nanang Sumantri, S.H. di tengah masyarakat kembali menunjukkan bahwa sosok Bhabinkamtibmas bukan hanya hadir saat ada permasalahan, melainkan benar-benar menjadi sahabat sekaligus pelindung masyarakat. Dengan slogan “Hadir, Berbuat dan Bermanfaat bagi Masyarakat”, kegiatan PEDDAL KAMTIBMAS menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah warga dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan emosional dengan masyarakat desa.
Warga Dusun Tanggungan mengaku senang dan merasa lebih aman dengan adanya patroli dialogis tersebut. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan karena selain memberikan rasa aman, masyarakat juga merasa diperhatikan dan tidak sendirian dalam menjaga lingkungan.
Sosok Mas Bhabin Wonge Negoro dinilai sebagai polisi yang sederhana, dekat dengan rakyat, dan selalu siap membantu kapan pun dibutuhkan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. [Red/E]
