Tradisi Sedekah Bumi Dusun Bebed Berlangsung Semarak
2 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik — Ratusan warga Dusun Bebed, Desa Sidokumpul, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, memadati jalan desa untuk mengikuti tradisi tahunan Sedekah Bumi, Minggu (20/7/2025). Kegiatan ini digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi dan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa.

Rangkaian acara dimulai dengan pawai keliling kampung. Warga membawa gunungan hasil bumi, hingga aneka hiasan jajanan tradisional. Suasana kian meriah dengan iringan musik gamelan dan tarian tradisional, serta diakhiri dengan tradisi berebut gunungan di depan Kantor Desa Sidokumpul.

Kepala Desa Sidokumpul, Mochamad Irwanto, mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi turun-temurun yang mengakar kuat dalam budaya masyarakat.
“Ini tradisi yang sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Dusun Bebed. Intinya adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah atas hasil panen dan rezeki lainnya,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Menurut Irwanto, acara ini juga menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga serta menjaga semangat gotong royong.
“Kegiatan ini tidak hanya tentang adat, tapi juga membangun kebersamaan dan gotong royong. Semua persiapan dilakukan oleh masyarakat. Semangatnya luar biasa,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan tradisi ini.
“Anak-anak muda harus tahu, ini bukan sekadar hiburan. Ini warisan budaya. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tegasnya.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga Dusun Bebed yang sangat antusias dengan kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan sangat meriah. Saya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Mudah-mudahan giat kita ini mendapatkan rahmat, hidayah, dan barokah dari Allah SWT,” tambah Irwanto.
Salah satu warga RT 03 RW 01 yang turut membawa gunungan menyatakan kegembiraannya atas kemeriahan acara tahun ini.
“Tahun ini banyak anak muda yang ikut serta. Bahkan dari mereka yang kerja di luar kota pun pulang demi ikut acara ini,” ujarnya sambil mengangkat miniatur gunungan berhiaskan hasil pertanian.


Kirab budaya tahun ini juga menghadirkan berbagai dekorasi unik, seperti miniatur rumah-rumahan penuh jajanan dan tulisan tangan kreatif yang menjadi daya tarik tersendiri. Di akhir acara, warga disuguhi pertunjukan Reog dan Jaranan Turonggo Siswo yang disambut antusias dari anak-anak hingga orang tua.
Irwanto berharap, tradisi Sedekah Bumi dapat terus menjadi agenda tahunan yang membawa manfaat sosial dan spiritual bagi masyarakat Desa Sidokumpul.
“Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi, dan bisa sekaligus menjadi daya tarik budaya yang mendatangkan tamu dari luar desa. Kita ingin budaya desa tetap hidup, dan ini jadi kebanggaan Sidokumpul,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Babinsa dan anggota Polsek Sambeng yang hadir untuk memberikan dukungan serta menjaga ketertiban dan kelancaran selama jalannya acara. [Yah]
