Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Tidak Ada Papan Proyek! Baru Jadi TPT di Desa Kedungkumpul, Sarirejo Sudah Patah

Tidak Ada Papan Proyek! Baru Jadi TPT di Desa Kedungkumpul, Sarirejo Sudah Patah

1 min read

LAMONGAN, Mediasuarapublik – LSM DPD KPK Tipikor Lamongan melakukan investigasi di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan. Investigasi tersebut, ditemukannya bangunan TPT yang sumber anggarannya dari BK Provinsi tahun anggaran 2024 yang senilai Rp. 200 juta.

Menurut dumas (pengaduan masyarakat) kepada pihak LSM DPD KPK Tipikor Lamongan, bangunan tersebut baru saja selesai dikerjakan. Akan tetapi, tidak adanya papan proyek yang menjadikan kurangnya informasi mengenai bangunan.

“Saya tidak tahu juga pak bangunan dari mana, tidak ada papan proyeknya. Memang bangunannya baru jadi dan kondisinya memang seperti itu, banyak patahan dibeberapa sisi bangunan,” ucap warga setempat.

Menindak lanjuti dumas, LSM DPD KPK Tipikor Lamongan melakukan pengecekan ke lokasi kegiatan. Benar saja, setelah mendatangi lokasi kegiatan tidak ditemukannya papan proyek. Hal ini, Pemdes Kedungkumpul sudah melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Kondisi bangunan TPT yang patah dan dilakuan penambalan.

Tidak hanya itu, menurut LSM DPD KPK Tipikor bangunan yang dianggarkan senilai Rp. 200.000.000 tersebut diduga tidak sesuai RAB. Dugaan tersebut dikuatkan adanya temuan bahwa bangunan tersebut ditemukan patahan dari berbagai sisi. Ditemukan juga, pihak timlak bangunan berusaha menambal sisi bangunan yang patah. Namun sangat disayangkan, penambalan tersebut hanya disisi-sisi luarnya saja yang menjadikan penambalan tersebut tidak berdampak baik kepada TPT.

“Patahan-patahan yang ada dibangunan sempat ditambal oleh pihak timlak, namun sangat disayangkan cara menambalnya tidak berpengaruh dan menguatkan dugaan bahwa bangunan TPT tersebut diduga tidak sesuai RAB,” ujar Asyari LSM DPD KPK Tipikor.

Selanjutnya, ditemukannya bungkus dari semen didekat lokasi kegiatan. Semen yang dipakai bermerk “Semen Merah Putih”. [Timsus]