Bangunan Rabat Beton di Desa Soko Diduga Dikerjakan Asal Jadi
1 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Anti Korupsi Republik Indonesia (BAKRI), beserta awak media dari SPL TV dan surat kabar harian (SKH) Suara Publik melakukan investigasi di Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Anggota Divisi Penindakan LSM BAKRI, Asy’ari menjelaskan, jika pihaknya beberapa waktu lalu mendapatkan laporan dari warga Desa Soko terkait bangunan rabat beton yang sumber anggarannya berasal dari Bantuan Khusus (BK) sebesar Rp. 100.000.000 diduga dikerjakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Untuk menindaklanjuti atas aduan tersebut, kami dan team datang ke titik lokasi pengerjaan dan melakukan pengecekan, setelah dicek bangunan yang baru di buka 3 hari ini, sudah mengalami patah di mana-mana,” jelasnya, Rabu (22/01/25).
Setelah melakukan investigasi ke titik lokasi pekerjaan kami datang ke kantor desa guna meminta klarifikasi terkait temuan saat investigasi.
“Saat di kantor desa, Kepala Desa sedang tidak tempat, kami ditemui sekretaris desa (Sekdes), saat kami menanyakan terkait bangunan rabat itu, Sekdes mengatakan, jika bangunan itu baru dibuka 3 hari dan bangunan itu dijadikan satu dengan rabat beton dengan sumber anggaran Dana Desa sebesar Rp. 90.000.000,” papar Asy’ari.
Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, lanjut Asy’ari, pihaknya sudah mencoba menghubungi kepala desa lewat sambungan telpon whatsapp, namun tidak ada respon.
“Dari apa yang kita temukan dilapangan, kita akan melaporkan temuan ke pihak berwajib,” tandasnya. [Tanto Eko W.]
