Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Kegiatan Pembangunan Desa Sidokumpul Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai RAB

Kegiatan Pembangunan Desa Sidokumpul Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai RAB

2 min read

Foto – Kantor Desa Sidokumpul, Kacamatan Sambeng, Lamongan.

LAMONGAN, Mediasuarapublik – Besarnya anggaran pembangunan yang ada di desa guna mempercepat target infrastruktur untuk bisa menunjang pertumbuhan ekonomi pedesaan yang maju, maka Pemerintah Pusat dan Daerah memberikan bantuan anggaran yang sangat besar.

Anggaran yang besar juga diberikan kepada Desa Sidokumpul, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan yaitu berupa anggaran dana desa (DD) yang setiap tahun mencapai 1 miliar lebih, dan Bantuan Keuangan Khusus Pada Pemerintah Desa (BKKPD). Akan tetapi, anggaran dengan nominal fantastis itu diduga tidak di fungsikan sesuai tujuan awalnya.

Dari anggaran DD yang di gunakan untuk kegiatan pembangunan desa, diantaranya untuk pembuatan jalan rabat beton, tembok penahan tanah (TPT), jalan usaha tani (JUT) dan kegiatan pembangunan desa yang lain. Akan tetapi dari semua kegiatan tersebut banyak di temukan dugaan anggaran dikerjakan tidak sesuai RAB demi bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

FOTO – Pengukuran bagian samping pada pembangunan rabat beton di Dusun Tambar, Desa Sidokumpul didapatkan memiliki ketebalan 15 Centimeter.

Dari contoh kegiatan yang ada, adanya dugaan kegiatan dikerjakan tidak sesuai RAB adalah pengerjaan rabat beton di Dusun Tambar di jalan lingkar Utara. Berdasarkan temuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPD KPK TIPIKOR Lamongan pada saat pengerjaan proyek tersebut, terdapat kejanggalan pada ketebalan rabat beton, saat di lakukan pengukuran tebal antara sisi kanan kiri tengah sangatlah berbeda jauh, sisi kanan kiri ketebalan mencapai 15 Centimeter. Namun pada bagian tengahnya saat diukur hanya memiliki ketebalan sekitar 5 sampai 7 centimeter saja.

FOTO – Pengukuran bagian tengah pada proyek pembangunan rabat beton di Dusun Tambar, Desa Sidokumpul didapatkan hanya memiliki ketebalan 6 Centimeter.

Untuk diketahui, buruknya pengerjaan yang di lakukan, karena semua kegiatan diduga di kerjakan karena instruksi Kepala Desa Sidokumpul, Mochamad Irwanto sendiri. Sedangkan fungsi tim pelaksana (Timlak) dan fungsi pengawasan diduga tidak di fungsikan sehingga pekerja hanya tau pekerjaan dilakukan sesuai perintah yang ada. [ASY]