Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Bocoran 4 Beasiswa LPDP

Bocoran 4 Beasiswa LPDP

5 min read

JAKARTA, Mediasuarapublik – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDPakan segera membuka pendaftaran tahap pertama pada 11 Januari 2024. Empat jenis beasiswayang dibuka oleh LPDP meliputi Beasiswa Reguler, Targeted, Afirmasi dan Kolaborasi.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan penerima beasiswa LPDP sepanjang tahun 2023 mencapai 9.959 orang. Tahun lalu, LPDP menggelontorkan anggaran sekitar Rp 10 triliun untuk seluruh jenis beasiswa yang diselenggarakan, baik untuk beasiswa yang diselenggarakan langsung oleh LPDP maupun yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ataupun Kementerian Agama (Kemenag). Tahun ini, LPDP akan menyiapkan dana dengan jumlah yang sama.

“Kami siapkan anggaran kita kira-kira 10 triliun. Nah, memaksimalkan rekrutmen batasnya adalah anggaran. Anggaran ini belum bisa ditentukan, tapi bisa diprediksi, karena dana abadinya terus diinvestasikan. Bahkan sampai akhir Desember bisa berubah, tergantung dari interest-nya,” kata Dwi Larso kepada Tempo pada Sabtu, 6 Januari 2024.

Sama halnya dengan jumlah penerima, LPDP menargetkan sekitar 8 ribu-10 ribu awardees. Ia menuturkan minat pelamar untuk program yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek dan Kemenag juga tercatat meningkat signifikan. Program-program beasiswa tersebut dibiayai penuh dengan dana abadi LPDP yang diinvestasikan.

“Tentunya kami akan meningkatkan dana itu, karena biasanya di awal atau di tengah tahun akan ada luncuran baru dari dana abadi. Ada anggaran khusus untuk program-program yang dikelola oleh Kemendikbudristek dan Kemenag untuk beasiswa. Kalau untuk riset, tentunya kita anggarkan untuk kawan-kawan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),” kata Dwi Larso.

Menurut Dwi Larso, saat ini beasiswa yang diselenggarakan langsung oleh LPDP bahkan sudah menjadi minoritas dalam pembagian anggaran dana abadi. “Yang kita anggarkan tahun lalu, Kemendikbud dan Kemenag sudah di atas LPDP,” ujarnya.

Tuntutan mendukung pengembangan SDM

Dwi Larso mengatakan LPDP memang dituntut untuk membantu pengembangan sumber daya manusia atau SDM. Namun, kata dia, pengembangan SDM Indonesia tidak hanya bisa didukung lewat LPDP. Dalam hal ini, LPDP bisa dikatakan sebagai bagian kecil saja.

“Kami melihat memang jumlah S2, S3 di Indonesia sangat kecil. Tapi yang lebih penting lagi kan tidak hanya jumlah, tapi juga prioritas dan kualitas. Tentunya LPDP berjalan di dua area ini, meningkatkan jumlah secara signifikan,” kata Dwi Larso.

Setelah pandemi, Dwi Larso menyebut pelamar LPDP meningkat. Jika sebelumnya hanya mencapai 3.000, setelah pandemi tepatnya tahun 2021 meningkat ke angka 4.000. Hingga akhirnya LPDP menyalurkan beasiswa ke 9.959 penerima pada tahun 2023.

Akan tetapi, LPDP tak ingin hanya meningkat dari segi jumlah saja, namun juga mesti berdampak pada bidang-bidang yang menjadi prioritas di negara. “Kami pun tidak puas kalau jumlahnya meningkat, tapi tidak pada bidang-bidang yang memberikan impact terbesar. Sedikit demi sedikit sejak 2021, kami bekerja sama, co-funding dengan beberapa negara. Termasuk Belanda, Cina, beberapa universitas untuk program-program yang kita anggap prioritas bangsa,” kata Dwi Larso.

Misalnya dengan Belanda, LPDP bekerja sama untuk bidang maritim, cyber law, dan smart farming. Kemudian dengan Cina berkaitan dengan litium dalam pengembangan industri baterai.

Saat ini, kata Dwi Larso, sudah sekitar 100 awardees yang sedang studi dan sekitar 20 alumni sudah bekerja di Morowali dan beberapa perusahaan nasional di Jawa maupun luar Jawa. Ia mengatakan, kerja sama ini dijalin untuk memperkuat hilirisasi mineral Indonesia.

Di samping itu, LPDP bekerja sama dengan National University of Singapore untuk bidang perusahaan rintisan atau startup berbasis teknologi. Selain itu, kolaborasi co-founding dengan beberapa kampus di Perancis.

“Mereka membayari sebagian untuk bidang-bidang yang dibutuhkan oleh bangsa. Termasuk bioteknologi, oceanbiodiversity. Kemudian, 2024 akan ada kerja sama dengan Australia Awards. Ini juga di bidang-bidang green renewable energy,” kata Dwi Larso.

PAda 2024, LPDP tidak hanya menghadirkan program co-funding, namun juga bisa membiayai penuh untuk bidang-bidang prioritas. “Tentunya tidak jauh dari green economyagriculturegreen energyrenewable energysustainability, itu di sana. Kemudian blue economy, perikanan, maritim. Fokus yang ketiga adalah digital, termasuk industri kreatif,” kata Dwi Larso.

Seluruh bidang tersebut berbasis science, technology, engineering, dan mathematics atau disingkat STEM. Menurut Dwi Larso, hal ini akan mendukung peningkatan nilai tambah yang besar bagi industri nasional dan kemajuan sektor publik di Indonesia. 

Dwi mengatakan jadwal pendaftaran untuk beasiswa untuk program-program prioritas dan beasiswa rutin dua kali setahun akan disamakan. Pendaftar program beasiswa rutin bisa mendaftar dua jenis sekaligus, yakni beasiswa program rutin dan beasiswa program prioritas. Pendaftar program prioritas akan diproses terlebih dahulu.

“Jadi kalau mereka diterima di prioritas, maka mereka sudah menandatangani surat akan mengambil yang prioritas. Sehingga, kita bisa mendapatkan putra-putri terbaik bangsa untuk area-area prioritas. Ini perlu dimaksimalkan, karena kira-kira kita hanya membayar (biaya pendidikan) 50 persen. Dana kita saveInstead of satu, kita bisa mengirim dua,” kata Dwi Larso.

Perihal sosialisasi pembukaan pendaftaran, LPDP sudah mengirim surat ke berbagai unsur di Indonesia, mulai dari seluruh rektor, gubernur, kepala daerah, DPR, dan DPRD. “Kami kirim semua bahwa kami akan buka (pendaftaran) di tanggal 11 Januari minggu depan,” kata Dwi Larso.

Jika Anda tertarik untuk mendaftar, berikut adalah panduan lengkap tentang cara mendaftar beasiswa LPDP:

  1. Persiapan Awal LPDP

Sebelum memulai proses pendaftaran, pastikan Anda memenuhi persyaratan dasar yang ditetapkan oleh LPDP. Persyaratan ini meliputi:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Telah diterima di program studi yang diakui.
  3. Nilai TOEFL/IELTS/TOEIC dan GMAT/GRE (jika diperlukan).
  4. Rencana studi dan alasan mengapa Anda membutuhkan beasiswa ini.
  5. Surat rekomendasi dari atasan (untuk pelamar yang sudah bekerja).
  6. Surat rekomendasi dari dosen pembimbing (untuk pelamar yang masih kuliah).
  7. Daftar pencapaian dan prestasi.
  8. Mendaftar LPDP Secara Online

Pendaftaran beasiswa LPDP dilakukan secara online melalui situs web resmi LPDP. Pada situs web tersebut, Anda akan menemukan informasi lengkap tentang prosedur pendaftaran dan persyaratan yang harus Anda penuhi. Pastikan untuk membaca petunjuk dan panduan dengan seksama sebelum memulai pendaftaran.

  1. Isi Formulir Aplikasi

Setelah masuk ke situs web LPDP, Anda akan diminta untuk mengisi formulir aplikasi secara online. Pastikan untuk mengisi data dengan benar dan lengkap sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Formulir aplikasi biasanya mencakup informasi pribadi, latar belakang pendidikan, rencana studi, dan alasan mengapa Anda mengajukan beasiswa.

  1. Unggah Dokumen Pendukung

Anda juga perlu mengunggah dokumen-dokumen pendukung seperti surat rekomendasi, transkrip nilai, sertifikat bahasa, dan dokumen lain yang diminta oleh LPDP. Pastikan dokumen-dokumen ini dalam format yang sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

  1. Tes Kemampuan Bahasa

Beberapa program beasiswa LPDP mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris yang baik. Jika Anda memenuhi syarat untuk mengikuti ujian bahasa seperti TOEFL/IELTS/TOEIC atau ujian penilaian GMAT/GRE, Anda perlu mendaftar dan mengikuti ujian ini sebelum batas waktu pendaftaran.

  1. Interview

Jika Anda lolos seleksi administrasi, Anda akan diundang untuk mengikuti tahap wawancara. Persiapkan diri Anda dengan baik dengan menguasai materi rencana studi, alasan mengambil jurusan tertentu, dan dampak studi Anda terhadap pengembangan Indonesia.

  1. Penilaian

LPDP akan melakukan penilaian terhadap aplikasi dan hasil wawancara Anda. Keputusan akhir tentang penerimaan beasiswa akan diumumkan melalui situs web LPDP. Jika Anda diterima, Anda akan menerima surat keputusan resmi dan petunjuk lebih lanjut tentang proses pencairan dana beasiswa.

  1. Penggunaan Dana Beasiswa

Pastikan untuk menggunakan dana beasiswa dengan bijak dan sesuai dengan rencana studi yang telah Anda ajukan. Anda juga diharapkan untuk mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan oleh LPDP selama masa studi Anda.

  1. Pelaporan dan Evaluasi

Anda diharapkan untuk memberikan laporan perkembangan studi secara berkala kepada LPDP dan menjalani evaluasi yang akan ditentukan oleh LPDP.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan beasiswa LPDP yang sangat bergengsi. Ingatlah bahwa persaingan ketat, jadi pastikan untuk menyusun aplikasi Anda dengan sebaik mungkin dan menunjukkan komitmen Anda terhadap perkembangan pendidikan dan pembangunan Indonesia. Semoga sukses dalam perjalanan pendidikan Anda!