Paguyuban Pemuda Pemudi RT 03 Dusun Nguwok Gelar Gebyar Sholawat
2 min read
LAMONGAN, Mediasuarapublik – Dalam Rangka Memperingati Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78, Milad Al Munsyidin ke-7, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H, Paguyuban Pemuda Pemudi (Padirga) RT 03 RW 01 Dusun Nguwok, Desa Nguwok Menggelar Kegiatan Gebyar Sholawat, Kamis (10/08/2023).
Pada acara tersebut, Panitia Pelaksana menghadirkan atau mengundang Habib Abdurrohman As Seghaf, Habib Abdurrahman Al Althos, K. M. Muhyiddin, KH. Ja’far Shodiq, Ustad Agus Ubaidurrohman, Ustad Agus Zainal Abidin, Gus Muhammad, Gus Ahmad dan Jam’iyah Sholawat Al Munsyidin.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jama’ah, Nampak banyak warga Dusun Nguwok yang berantusias menghadiri acara tersebut dan masyarakat umum juga hadir untuk berdoa dalam malam yang penuh keberkahan, bermunajat dengan khusyu’ meminta ridho Allah SWT dan mengharapkan syafa’at Nabi Muhammad SAW.
Turut Hadir Pejabat Pemerintah Kepala Desa Nguwok, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Ketua RT, Kepala Dusun Nguwok, Serta Tokoh Masyarakat Desa Nguwok, Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan.
Ketua Panitia dalam sambutannya menyampaikam rasa terima kasih atas bantuan dari segenap semua panitia serta dukungan dari perangkat desa demi terselenggaranya kegiatan PADIRGA RT 03 Nguwok Bersholawat.
“Kegiatan yang sebelumnya biasa saja, cukup disatu RT dan sekarang alhamdulillah tahun ini bisa membuat kegiatan yang lebih meriah dari tahun sebelumnya,” Ujar Jasmin.

Sementara itu Kepala Desa Nguwok, Hartutik dalam sambutannya mengatakan acara seperti ini memang kita perlu laksanakan atau diselenggarakan. mungkin ditahun berikutnya bisa dibuat lebih besar lagi, jika perlu kita taruh dilapangan yang lebih luas, karena temanya hari kemerdekaan. Jadi peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini tidak sekedar bersenang-senang, pastinya kita menjadi tahu perjalanan panjang Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Mungkin dari momen seperti ini bisa menjadi semangat berjuang kita untuk menata desa sangatlah dibutuhkan. Karena acara seperti ini kita akan membangun rasa persatuan dan kesatuan.
“Jika tidak ada rasa gotong royong, maka tidak akan terwujud kegiatan pada malam hari ini dan saya mulai senang, karena dari awal saya menjabat sebagai kepala desa rasa ke gotong royongan hampir tidak ada dan baru kali ini saya melihat di RT 03, semoga kedepannya bisa lebih maju,” Pungkasnya. [Ari]
