Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » PLN Tulungagung Ungkap Rugi Puluhan Juta Akibat Pencurian

PLN Tulungagung Ungkap Rugi Puluhan Juta Akibat Pencurian

2 min read

TULUNGAGUNG, Mediasuarapublik – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tulungagung mengungkapkan, bahwa ada ada lebih dari 10 pelanggan yang melaporkan adanya kasus pencurian trafo.

Manajer Kantor PLN Tulungagung, Resma Dwida Pantri, menjelaskan jika Para pelanggan tersebut, melapor melalui aplikasi pada Jumat lalu.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Resma, Petugas pun ke lokasi untuk melihat trafo mana saja yang hilang, lalu langsung diganti dengan yang baru. Pada Jumat siang, listrik sudah normal kembali dan menyala.

Sebagai informasi, pencuri menggasak kabel vudeng yang berada di 4 titik. Akibat aksi pencurian kabel ini, listrik sempat mengalami gangguan.

“Dengan hilangnya kabel listrik ini, kerugiannya tidak sedikit. Kabel itu harga baru 1 set trafo sekitar Rp 8 juta. Bila dikali 5 gardu, totalnya mencapai Rp 40 juta. Menurut saya, ini pencuriannya masif dan marak, tidak cuma satu atau dua lokasi,” terang Resma dikutip, Minggu (04/06).

Ia menduga, jika pelaku sudah merencanakan aksi pencurian tersebut dan mereka telah terlatih, terbukti dari bekas potongan kabel dengan alat sehingga nampak rapi. Kemungkinan para pelaku juga menyaru sebagai petugas PLN, sehingga dengan leluasa melakukan aksinya. Pelaku memotong bagian paralon besi pelindung menggunakan gerinda listrik, sedangkan untuk pemotongan kabelnya Resma belum bisa memastikan alat yang digunakan oleh para pelaku.

Guna mengantisipasi kejadian serupa terulang, PLN Tulungagung telah berkoordinasi dengan polres usai melaporkan kasusnya pada Senin lalu. Setelah itu, pihak polres langsung melakukan patroli secara intensif ketika malam hari di trafo listrik PLN.

Kemudian, tim PLM sudah stand by dalam menangani gangguan dan berkeliling mengecek kondisi gardu. Beberapa hari terakhir ini, pihaknya juga mengintensifkan untuk keliling bila ada gangguan. Selain itu, PLN juga mengimbau masyarakat melalui media sosial (medsos).

“Apabila masyarakat mengetahui ada kegiatan mencurigakan di sekitar trafo tanpa memakai identitas PLN, diimbau untuk segera lapor lewat aplikasi PLN Mobile sehingga bisa mengetahui pelaku dan kerusakannya serta langsung dilakukan pengecekan di lokasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra mengungkapkan, bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan usai menerima laporan terkait kasus tersebut. Hal tersebut, dilakukan dengan meminta keterangan kepada para saksi dan meminta barang bukti yang ada.

“Kami menduga kasus ini ada jaringan antarkota sehingga perlu didalami lebih lanjut. Apalagi di kota lain juga ada kasus yang sama, di waktu yang tidak jauh berbeda pula,” pungkasnya. [Andk/Yar]