Pemkab Kediri Gelontorkan 30 Miliar Untuk Pembangunan Jalan, Ini Titik Prioritasnya!
2 min read
KEDIRI, Mediasuarapublik – Pada awal Mei ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelontorkan dana sebesar Rp 30 miliar untuk memperbaiki jalan rusak. Setidaknya ada 8 ruas jalan yang akan menjadi prioritas.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Perbaikan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Malik Abdul Aziz menjelaskan, jika perbaikan tersebut tersebar mulai dari arah utara atau Jalan Bogokidul-Kunjung-Borolor. Kemudian, arah selatan ke arah Jalan Pagu-Bogo. Selanjutnya arah timur Jalan Pelem-Bogo, dan arah barat Jalan Papar-Bogo.
Sisanya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri juga akan menggarap perbaikan jalan ruas Gurah-Pagu, Kranggan-Plosoklaten. Kemudian, Kranggan-Menang, hingga kerusakan jalan di barat sungai. Yakni, ruas Banyakan-Tiron.
“Delapan ruas itu masuk daftar prioritas perbaikan tahun ini,” Katanya.
Malik mengungkapkan, pada tahun ini, Dinas PUPR berencana memperbaiki jalan rusak sepanjang 15.115 meter. Ruas perbaikan terpanjang ada di Bogokidul-Papar yang mencapai 3.311 meter. Kemudian, disusul jalan Bogokidul-Kunjang-Borolor sepanjang 3.275 meter. Selain melakukan perbaikan jalan, pemkab juga akan memperlebar jalan yang semula hanya lima meter menjadi 7-8 meter.
Dalam perbaikan jalan tahun ini, lanjut Malik pihaknya juga menimbang fungsi jalan dan tingkat kerusakannya. Delapan ruas tersebut dijadikan prioritas karena sering jadi jalan alternatif.
“Kami harus menerapkan skala prioritas karena ada pemangkasan anggaran secara umum,” jelas Malik.
Untuk diketahui, selain perbaikan setelah lebaran nanti PUPR juga sudah menangani jalan rusak sejak awal tahun. Meski demikian bentuknya baru penambalan jalan yang berlubang. Seperti diberitakan, kerusakan jalan yang berlubang ditemukan hampir di semua ruas jalan Kabupaten Kediri. Mulai yang skala ringan hingga lubang besar yang sering membuat warga celaka.
Seperti di Desa Petok, Mojo. Warga setempat harus mengecat jalan berlubang di daerahnya agar pengendara yang melintas lebih waspada. Inisiatif warga tersebut muncul setelah mereka melihat banyak pengendara yang terjatuh karena tidak mengetahui di lingkungan tersebut banyak titik jalan rusak.
Kerusakan yang sama juga terlihat di ruas jalan Kunjang-Bedali yang merupakan jalur provinsi. Di jalan yang menghubungkan Kediri-Blitar itu juga didapati banyak lubang menganga yang membahayakan pengendara.
Sayangnya, hingga akhir April ini belum kunjung ada perbaikan di sana. Upaya warga untuk menambal kerusakan jalan menggunakan cor semen tidak bertahan lama. Tambalan akan kembali mengelupas beberapa hari setelah dipasang.
Terkait kerusakan di beberapa titik tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyebut pihaknya tidak hanya melakukan perbaikan jalan menggunakan anggaran daerah. Melainkan, beberapa di antaranya menggunakan anggaran pusat. “Perbaikan jalan Banjarmlati-Mojo itu masuk inpres jalan daerah,” terang Irwan.
Sesuai rencana pusat, akses jalan mulai dari perbatasan Kota Kediri hingga ke Kecamatan Mojo akan di-overlay atau aspal ulang. “Waktunya menyesuaikan pusat, tapi pasti dilakukan tahun ini,” pungkasnya. [Yud/Andk]
