Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Mantan Kades Di Lamongan Tewas Gantung Diri Di Pohon Sukun

Mantan Kades Di Lamongan Tewas Gantung Diri Di Pohon Sukun

1 min read

LAMONGAN, Mediasuarapublik – Seorang mantan kepala desa (kades) berinisial GP (67) di Lamongan ditemukan tewas gantung diri. Korban ditemukan gantung diri di belakang rumahnya. Korban diketahui pernah menjabat kades di desa Kecamatan Sukodadi, Lamongan pada tahun 2009 silam.

Kapolsek Sukodadi, AKP M Lazib mengatakan, “Yang bersangkutan pernah menjabat kades pada tahun 2009 silam. Korban ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di pohon sukun di belakang pekarangan rumah sendiri,” kata Lazib, Sabtu (24/12/2022).

Lanjut menurut Lazib, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya yang diminta datang ke rumah korban sehari sebelumnya. Karena selama ini korban tinggal terpisah dengan anaknya.

“Ketika itu saksi disuruh untuk datang ke rumah korban dan mencari korban di belakang rumah,” ujarnya.

Kemudia anak perempuannya datang pada Sabtu (24/12/2022) sekitar jam, 07.00 WIB. Akan tetapi, anaknya justru mendapati ayahnya tewas tergantung.

“Saksi lalu berteriak dan memanggil saksi lainnya yang kemudian datang dan langsung menurunkan korban untuk dibawa ke dalam rumah,” jelas Lazib.

Dengan kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukodadi dan petugas datang ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Menurut hasil pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara dari keterangan saksi-saksi, korban diduga melakukan aksi nekatnya itu karena tengah terlilit utang dan mengidap sakit.

“Dari keterangan keluarga, korban diketahui mempunyai riwayat penyakit jantung dan terlilit hutang,” ungkap Lazib.

Selain itu Lazib mewngatakan, jika pihak keluarga korban menolak jenazah untuk dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya dimakamkan di pemakaman desa setempat.

“Korban telah dimakamkan di pemakaman desa setempat,” pungkasnya. [J2]