28 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Vaksinasi Booster Dimasifkan untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Surabaya

Vaksinasi Booster Dimasifkan untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Surabaya

1 min read

SURABAYA, Mediasuarapublik – Pemerintah Kota Surabaya terus mengantisipasi puncak COVID-19 yang diprediksi akan meningkat pada awal Desember 2022. Antisipasi yang dilakukan ialah dengan menggencarkan vaksinasi booster dan juga masyarakat dihimbau tidak melakukan kegiatan dengan euforia yang berlebihan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa pasokan kiriman vaksin booster memiliki jenis yang beragam. Setiap pasokan vaksin tersebut datang, maka Pemkot Surabaya akan langsung mengalokasikan kepada masyarakat melalui puskesmas, fasyankes, hingga gerai vaksin.

“Kita dalam menghadapi Covid-19 itu hanya satu, yakni vaksin booster itu dibanterno (dimasifkan). Prokes dan booster dimassifkan, biar tidak ada Covid-19. Kita juga lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan euforia berlebihan,” kata Eri, Ahad (27/11/2022).

Eri mengakui kasus aktif Covid-19 di Kota Surabaya mengalami kenaikan. Kasus aktif Covid-19 tersebut didominasi pasien dengan gejala ringan yang kemudian dilakukan penanganan isolasi mandiri di rumah, dengan dilakukan pemantauan oleh Puskesmas setempat.

“Surabaya tidak penuh, gejalanya ringan semua, isloasi mandiri. Ada yang di rumah sakit tapi yang komorbid saja. Rumah sakit menerimanya Covid-19 (memiliki) komorbid dan langsung ditangani untuk dirawat. Tapi selagi dia ringan, diminta isoman di rumah dengan diberikan obat,” ujarnya.

Eri menjelaskan, terkait pelaksanaan vaksin booster, pasokan vaksin yang diterima memiliki jenis beragam. Begitu pasokan vaksin tersebut datang, lanjut Eri, Pemkot Surabaya langsung mengalokasikan kepada masyarakat melalui Puskesmas ataupun gerai vaksin.

“Kita dikirim macam-macam jenis (vaksin), belum satu jenis. Pokoknya yang dikirim apa akan langsung disikat. Insya Allah kita bergerak dengan kecepatan lagi, apalagi Lansia sudah diperbolehkan booster kedua,” kata Eri. [Hms/Rev]