30 Mei 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Hari Selasa Jadi Peristiwa Gerhana Bulan Total Terakhir Tahun ini

Hari Selasa Jadi Peristiwa Gerhana Bulan Total Terakhir Tahun ini

2 min read

JAKARTA, Mediasuarapublik – Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan, bahwa pada Selasa (8/11/2022) malam Rabu akan terjadi peristiwa gerhan bulan total. Hal ini telah melalui perhitungan dengan metode falak terhadap peristiwa tersebut menggunakan sistem hisab haqiqi bittahqiq.

“Hasilnya menunjukkan akan terjadi peristiwa Gerhana Bulan Total pada malam Rabu Wage 14 Rabiul Akhir 1444 H yang bertepatan dengan tanggal 8 November 2022 M,” demikian bunyi yang termaktub dalam Informasi Gerhana Bulan Total Malam 14 Rabiul Akhir 1444 H/8 November 2022 M di Indonesia.

Data Falakiyah menunjukkan fase–fase Gerhana Bulan Total ini terjadi di seluruh Indonesia. Awal fase gerhana sebagian dimulai pukul 16:09:12 WIB. Kemudian, awal fase gerhana total pada pukul 17:16:37 WIB. Sementara Puncak gerhana total akan terjadi pada pukul 17:59:07 WIB dan akhir fase gerhana total terjadi pada 18:41:37 WIB. Akhir fase gerhana sebagian bertepatan dengan waktu pukul 19:49:02 WIB.

Durasi tampak gerhana adalah rentang waktu kasat matanya Gerhana Bulan Total ditinjau dari suatu lokasi. Selain di Papua dan Papua Barat, maka durasi tampak Gerhana Bulan Total ini dimulai sejak matahari terbenam hingga fase akhir gerhana sebagian. Sebab, di tempat–tempat tersebut fase awal gerhananya terjadi sebelum matahari terbenam. Durasi tampak bervariasi, untuk di Jawa timur sendiri durasi tampak gerhana 2 Jam 26 Menit.

Sementara totalitas tampak gerhana adalah rentang waktu kasatmatanya menghilangnya Bulan dalam Gerhana Bulan Total ini. Pada separuh wilayah Indonesia, yakni meliputi segenap pulau Sumatera, Jawa dan sebagian kecil Kalimantan (bagian barat), totalitas tampak dimulai sejak matahari terbenam hingga fase akhir gerhana total. Sebab, di tempat – tempat tersebut fase awal gerhana totalnya terjadi sebelum matahari terbenam. Maka totalitas tampak juga bervariasi, dari 23 menit hingga 1 jam 25 menit.

Umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan shalat gerhana bulan jika gerhana tersebut dapat dilihat secara kasat mata. Pengertian melihat di sini adalah melihat dengan mata secara langsung (kasatmata) sebagaimana halnya dalam rukyatul hilal. Hanya ada dua jenis Gerhana Bulan yang kasatmata, yaitu Gerhana Bulan Total dan Gerhana Bulan Sebagian. (Red)

Baca Berita Terlengkap Lainnya di Google News