16 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Bidan Desa Diduga Selalu Mangkir Dalam Kegiatan di Desa Binaannya

Bidan Desa Diduga Selalu Mangkir Dalam Kegiatan di Desa Binaannya

2 min read

KEDIRI, Mediasuarapublik – Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat seluruh Bidan Desa (Bides) diharapkan siaga di desa tempat ia bertugas. Selain itu, setiap Bides diwajibkan untuk hadir di desa binaan tempatnya bertugas, untuk menjamin pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang prima hingga di tingkat desa.

Ram selaku Ketua DPC APMP meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengawasi semua Bidan desa. Dengan harapan, jangan sampai ada Bides yang mangkir dalam kewajiban di desa tempat ia bertugas, Selasa (01/11/2022).

Jika ditemukan Bides yang sengaja meninggalkan desa tempat ia bertugas tanpa alasan yang tepat, Dinkes harus melakukan tindakan tegas terhadap Bides yang melanggar dan harus menjatuhkan sanksi agar tindakan tidak disiplin oleh Bides tersebut tidak berlarut.

Dengan menjatuhkan sanksi, juga diharapkan dapat menjadi contoh terhadap Bides lain yang coba-coba ingin meninggalkan desa tempat ia bertugas. “Saya minta Kepala Desa (Kades) dan masyarakat dapat melapor jika kalau ada pelayanan kesehatan yang kurang maksimal karena Bidannya jarang ada atau stand by di desanya,” imbau Ram selaku Ketua DPC APMP.

Selain hal itu, sudah tiga kali Timsus Surat Kabar Harian (SKH) Suara Publik mendatangi ke desa Kraton untuk memastika serta untuk mengetahui bahwa Bidan desa (Bides) yang ditugaskan di desa Kraton selalu tidak ada di tempat pada saat jam kerja atau bertugas.

Menindaklanjuti persoalan adanya Bides yang mangkir dari tugasnya di desa, selanjutnya Timsus SKH Suara Publik melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Kraton, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, untuk menanyakan soal dimana Bidan desa yang selalu tidak ada dalam kegiatan di desa dimana ia ditugaskan.

Untuk mengantisipasi agar tidak ada petugas medis yang meninggalkan lokasi atau tempat kerja, Dinkes harus melakukan pengawasan secara rutin, termasuk melibatkan Kepala Puskesmas.

Dengan kejadian ini peran para Kepala desa juga diharapkan ikut berperan aktif dalam mengawasi kinerja petugas medis di desanya. ‘’Kalau ada petugas medis yang kerjanya dinilai tidak maksimal, apalagi itu karena sering meninggalkan lokasi atau tempat kerja laporkan ke kami,’’ ujar Ram.

Keberadaan petugas medis di desa binaan, tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis yang maksimal. Bila tinggal di desa setidaknya petugas medis bisa menjalin silaturahmi dengan masyarakat binaan. Harapannya petugas medis yang ditugaskan di desa bisa tahu setiap masalah kesehatan di desa. ‘’Karena tugas dari petugas medis tidak hanya mengobati. Tetapi aktif sosialisasi dalam pencegahan penyakit,” Pungkas Ram. [Timsus]