Menit ke-10, Laga Argentina Dihentikan
Mediasuarapublik – Pertandingan Argentina kontra Benin di Stadion Monumental, Rabu (7/10), berlangsung emosional. Laga yang menjadi momen perpisahan Lionel Messi dengan suporter La Albiceleste tersebut dihentikan sementara pada menit ke-10 untuk memberikan penghormatan kepada sang kapten.
Messi memutuskan mengakhiri kariernya bersama timnas Argentina pada akhir Agustus 2026, setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 dan gagal mempertahankan gelar juara.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) kemudian menyiapkan momen khusus bagi Messi di hadapan publik Argentina. Jeda internasional September-Oktober dipilih sebagai waktu untuk memberikan penghormatan kepada pemain yang telah menjadi ikon sepak bola negaranya tersebut.
Dari tiga pertandingan Argentina pada periode FIFA Matchday kali ini, Messi hanya tampil dalam laga melawan Benin. Sebelumnya, pemain Inter Miami itu absen ketika Argentina menghadapi Bolivia dan Burkina Faso.
Suasana haru sudah terasa ketika lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan. Messi terlihat menangis, sementara pelatih Lionel Scaloni juga tampak menahan emosi.
Momen penghormatan kembali terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-10. Wasit Fernando Vejar menghentikan laga selama sekitar satu menit sebagai bentuk penghormatan kepada Messi yang identik dengan nomor punggung 10.
Gemuruh tepuk tangan memenuhi Stadion Monumental. Messi terlihat emosional saat menerima penghormatan dari puluhan ribu suporter yang hadir.
Sejumlah pemain Benin juga memberikan gestur penghormatan kepada pemain berusia 38 tahun tersebut. Scaloni pun tampak larut dalam suasana haru di tengah penghormatan tersebut.
Kembang api turut dinyalakan di stadion. Para suporter kemudian menyanyikan yel-yel khusus untuk Messi.
“Ole, ole, ole, ole ole, Messi, Messi.”
Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, kedua tim belum mampu mencetak gol hingga memasuki menit ke-10. Messi sempat memperoleh peluang pada menit ketujuh, tetapi tendangannya masih berhasil diamankan kiper Benin, Marcel Dandjinou.
Laga Argentina kontra Benin pun menjadi salah satu momen emosional dalam perjalanan terakhir Messi bersama timnas Argentina, setelah bertahun-tahun menjadi bagian penting dari skuad La Albiceleste. [Red]
