31 Agustus 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Pemkab Simalungun Perkuat Peran PKK sebagai Penggerak Kesejahteraan Keluarga

Pemkab Simalungun Perkuat Peran PKK sebagai Penggerak Kesejahteraan Keluarga

2 min read

SIMALUNGUN, Mediasuarapublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat peran gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bertumpu pada keluarga dan potensi lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih melalui Staf Ahli Bupati Debora Hutasoit saat menerima kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi Sumatera Utara di Balai Harungguan Tuan Rondahaim, Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Jumat (10/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Pemkab Simalungun bersama Tim Penggerak (TP) PKK telah menetapkan lima nagori/desa sebagai lokasi binaan unggulan. Penetapan itu dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas sekaligus mempersiapkan wilayah yang akan mengikuti penilaian di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Kelima wilayah tersebut memiliki fokus program yang berbeda. Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, ditetapkan sebagai lokasi percontohan tertib administrasi PKK.

Kemudian Nagori Dolok Raja, Kecamatan Tapian Dolok, diarahkan untuk program pola asuh anak dan remaja. Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, menjadi lokasi pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Sementara Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, fokus pada program “Aku Hatinya PKK”. Adapun Kecamatan Bandar Huluan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan deteksi dini kesehatan melalui pemeriksaan IVA Test.

Bupati menilai kehadiran tim supervisi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pembinaan yang selama ini telah dilakukan. Kelima wilayah tersebut nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Simalungun dalam penilaian di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

“Kami berharap masukan dari tim supervisi agar pembinaan bisa lebih maksimal sebelum tahap monitoring dan evaluasi akhir,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj Darmawati Anton Achmad Saragih melalui Staf Ahli PKK Yulince Mixnon Andreas Simamora mengatakan kegiatan supervisi juga menjadi dorongan bagi para kader untuk meningkatkan kinerja dan kualitas program.

Menurutnya, penguatan gerakan PKK tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keluarga, tetapi juga dapat membuka ruang bagi berbagai inovasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat ketahanan keluarga.

“Upaya mewujudkan keluarga sejahtera memang tidak mudah, tetapi harus terus dilakukan dengan semangat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu, Siti Baninah, menjelaskan bahwa supervisi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program PKK di daerah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Aspek yang menjadi perhatian meliputi administrasi, pola pengasuhan anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga program kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga memperkenalkan Si Panda (Sistem Informasi Pelaporan Data). Aplikasi tersebut dirancang untuk membantu kader melakukan proses pendataan dan pelaporan secara lebih tertib, terintegrasi, serta memanfaatkan teknologi digital.

“Aplikasi ini diharapkan mendorong PKK semakin modern dan berbasis digital,” ujarnya.

Kegiatan supervisi kemudian ditutup dengan penyerahan laporan secara simbolis kepada tim supervisi dan pemaparan capaian program dari TP PKK tingkat kecamatan maupun nagori.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Simalungun serta pengurus PKK dari berbagai tingkatan.

Melalui pembinaan dan supervisi tersebut, Pemkab Simalungun berharap program PKK dapat semakin efektif dalam memperkuat ketahanan keluarga, mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan kesadaran kesehatan, serta mengembangkan potensi masyarakat di tingkat nagori dan desa. [Hasudungan Purba]