Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Diduga Kurang Pengawasan Dinsos, Ribuan DTKS Dihapus Sepihak Oleh Pendamping

Diduga Kurang Pengawasan Dinsos, Ribuan DTKS Dihapus Sepihak Oleh Pendamping

1 min read

LAMONGAN, Mediasuarapublik – Ribuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diduga dihapus sepihak oleh oknum pendamping kecamatan. Hal tersebut mencuat, sesuai dengan aduan dari masyarakat kepada LSM DPD KPK Tipikor Kabupaten Lamongan.

Menindaklanjuti hal tersebut, LSM DPD KPK Tipikor Kabupaten Lamongan yang didampingi oleh Awak Media dari Surat Kabar Harian (SKH) Suara Publik dan SPL TV Lamongan mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Lamongan dengan tujuan mengklarifikasi adanya dugaan penghapusan ribuan DTKS itu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Farah Damayanti Zubaidah (Kiri) saat dimintai klarifikasi oleh Ketua LSM DPD KPK Tipikor Lamongan, Suliono, S.H.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Farah Damayanti Zubaidah menjelaskan, jika dirinya hanya menerima laporan dari pendamping.

“Ya jika tidak menerima laporan dari pendamping saya tidak tahu,” jelas Farah, Jumat (21/06).

Perlu diketahui, adanya dugaan penghapusan DTKS tersebut terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama. Patut disayangkan, hal tersebut menguatkan dugaan jika Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan seakan lepas tanggung jawab. Yang seharusnya hal tersebut dapat diminimalisir dengan cara beberapa bulan sekali melakukan pengecekan dilapangan.

Selain itu, bukti dari kurangnya pengawasan dari Dinas Sosial, terjadi dugaan pungutan dari program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Ekstrim yang diduga dilakukan oleh oknum TKSK di Kecamatan Ngimbang. Seharusnya per-Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebesar Rp. 1.500.000. Akan tetapi diduga dipotong oleh Oknum TKSK sebesar Rp. 150.000.

Sebagai tambahan informasi, di Kecamatan Ngimbang sendiri jumlah total KPM dari program BLT Kemiskinan Ekstrim ada 224 KPM dan masing-masing penerima diduga dipotong dengan nominal yang sama. [TIMSUS]